Ning Ita Salurkan Bantuan Perbaikan Rumah kepada Korban Puting Beliung

Editor: Revol Afkar
Wartawan: Rochmad Saiful Aris
Sabtu, 09 Januari 2021 20:00 WIB

Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari saat menyerahkan bantuan perbaikan rumah kepada korban puting beliung, Sabtu (9/1).

KOTA MOJOKERTO, BANGSAONLINE.com - Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari Sabtu (9/1) pagi tadi menyalurkan bantuan perbaikan rumah untuk korban puting beliung yang terjadi pada Kamis (7/1) lalu.

Dalam penyerahan bantuan tersebut, wali kota yang akrab disapa Ning Ita ini didampingi Plt. Kepala Dinsos PPPA Heru Setyadi, Kepala Baznas Kota Mojokerto K.H. Ma'shum Maulani, Kabag Prokopim Hatta Amrulloh, camat, serta lurah.

"Hujan yang melanda Kota Mojokerto akhir-akhir ini cukup deras disertai dengan angin kencang. Dan Kota Mojokerto, merupakan salah satu daerah dari 22 daerah di Jawa Timur yang dilanda fenomena La Nina dan Hidrometeorologi. Untuk itu, kewaspadaan dari masyarakat sangat dibutuhkan. Kami mengimbau agar semua masyarakat lebih mawas diri saat hujan deras," pesan wali kota perempuan pertama di Mojokerto ini.

Adapun akibat angin puting beliung itu, sebelas rumah mengalami kerusakan bangunan. Rinciannya, tiga di antaranya mengalami kerusakan berat, tiga lainnya rusak sedang, dan sisanya mengalami kerusakan ringan.

Para korban yang rumahnya rusak itu mendapat bantuan dari Pemkot dan Baznas Kota Mojokerto berupa renovasi atau perbaikan pada bangunan yang rusak senilai Rp 7.810.000.

"Kerusakan setiap rumah berbeda-beda. Namun, tetap kami berikan bantuan sesuai dengan yang dibutuhkan. Semoga bantuan ini dapat meringankan beban warga di Jalan Flamboyan RT 3 RW 2, di Lingkungan Wates. Dengan adanya bantuan ini, semoga perbaikan rumah yang rusak segera diperbaiki, sehingga saat hujan kembali melanda mereka bisa mendapatkan perlindungan yang layak, tanpa ada kebocoran," tegasnya.

Sementara itu, Minto salah seorang warga terdampak angin puting beliung berterima kasih kepada Ning Ita. Khususnya, atas perhatian dan kecepatan dalam menanggapi permasalahan di masyarakat.

"Matur nuwun Ning Ita atas perhatian dan kepeduliannya kepada warga Kota Mojokerto. Bantuan ini sangat berarti buat kami," ungkapnya.

Seperti diketahui sebelumnya, Kota Mojokerto termasuk 22 daerah di Jawa Timur yang mengalami fenomena La Nina dan Hidrometeorologi saat musim penghujan. Menurut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Juanda Surabaya, fenomena La Nina bukanlah badai. Akan tetapi fenomena perubahan cuaca karena naiknya suhu di laut pasifik sehingga mengakibatkan bencana hidrometeorologi.