Kelanjutan Bantuan Kartu Sahabat di Kota Kediri Masih Tunggu Tim Anggaran Pemkot

Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Muji Harjita
Minggu, 10 Januari 2021 16:36 WIB

Pengiriman sembako dari Kartu Sahabat yang melibatkan sejumlah tukang becak. foto: ist.

KOTA KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Ketika BST (Bantuan Sosial Tunai) mulai dibagikan kembali di Kota Kediri sejak Jumat (08/01/21) kemarin, para penerima Kartu Sahabat (Santunan Bencana Tunai) mempertanyakan kapan bantuan tersebut bisa dicairkan kembali.

“Kartu Sahabat terakhir disalurkan pada bulan Desember 2020. Untuk tahun 2021 masih menunggu dari tim anggaran pemkot untuk membahas lebih lanjut. Kalau anggaran tersedia, dinsos siap menyalurkannya,” kata Triyono Kutut, Kepala Dinas Sosial Kota Kediri, Sabtu (09/01/21).

Kartu Sahabat merupakan inisiatif dari Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar untuk membantu warga Kota Kediri yang terkena dampak Covid-19, namun belum terdaftar di bantuan mana pun baik dari pusat maupun bantuan dari provinsi. Bantuan diberikan kepada warga Kota Kediri yang bukan ASN, pensiunan, dan TNI/Polri.

Mas Abu ingin memastikan bahwa semua warganya bisa bertahan, minimal tidak kelaparan ketika pandemi memberikan dampak ke semua lini.

Adapun bantuan Kartu Sahabat berupa beras sebanyak 10 kg dan uang tunai sebesar Rp 200 ribu/KK. Kartu Sahabat telah dicairkan dari bulan April - Desember 2020 dengan data penerima yang selalu diperbarui tiap tahapnya. Data ini berdasarkan pelaporan dari RT/RW dan kelurahan setempat yang mengetahui kondisi warganya.

Dana dari Kartu Sahabat diambilkan dari APBD Kota Kediri, sehingga untuk kelanjutannya masih akan dibahas selanjutnya. Harapannya, masyarakat tidak lagi memerlukan bantuan darurat ini dan usahanya mulai bangkit kembali.

“Kalau penerima BST (Bantuan Sosial Tunai) merupakan bantuan dari pusat dan penerimanya tidak sama dengan penerima Kartu Sahabat. Dinsos hanya menyalurkan melalui Kantor Pos,” tambah Kutut. 

BST merupakan bantuan sebesar Rp 300 ribu/KK dari Kemensos dengan syarat KPM (Keluarga Penerima Manfaat) belum menerima bantuan sosial yang lain mulai dari PKH hingga kartu prakerja dan merupakan keluarga yang terkena dampak Covid-19, misalnya kehilangan pekerjaan.

“Kota Kediri mendapatkan kesempatan untuk menerima BST tahap pertama. Penerimanya sebanyak 10.875 KPM,” tambah Kutut.

Rencananya, BST ini disalurkan dari bulan Januari - April 2021. Untuk menjaga agar penerima tidak berkerumun, penyerahan bantuan dibagi ke sejumlah lokasi. Tak hanya di Kantor Pos Kota Kediri, tapi juga di beberapa kelurahan. (uji/ian)