​Surabaya Nol Kasus Covid-19, Kado Luar Biasa Wali Kota Whisnu di Akhir Masa Jabatan

Editor: Nizar Rosyidi
Wartawan: Yudi Arianto
Rabu, 17 Februari 2021 21:21 WIB

Sertijab dari Wali Kota Surabaya Whisnu Sakti Buana kepada Plh. Wali Kota Surabaya Hendro Gunawan di lobi lantai 2 Balai Kota Surabaya, Rabu (17/2/2021). (foto: ist)

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menggelar serah terima jabatan (sertijab) dari Wali Kota Surabaya Whisnu Sakti Buana kepada Pelaksana Harian (Plh) Wali Kota Surabaya Hendro Gunawan di lobi lantai 2 Balai Kota Surabaya, Rabu (17/2/2021).

Di depan semua Forum Pimpinan Daerah (Forpimda) Surabaya yang hadir, Wali Kota Surabaya Whisnu Sakti Buana menyampaikan bahwa dia bersama Mantan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mengucapkan banyak terima kasih kepada seluruh jajaran Forpimda Surabaya.

Juga kepada kepala OPD (Organisasi Perangkat Daerah), serta ASN dan non-ASN di jajaran Pemkot Surabaya. Yang mana, selama ini masa jabatannya, sudah bahu-membahu bekerja keras dan luar biasa untuk kemajuan Kota Surabaya tercinta.

“Saya berharap ini terus bisa kita pertahankan untuk memberikan darma bakti kita untuk warga Kota Surabaya, yang terbaik untuk Surabaya,” kata Whisnu.

Dia juga mengucapkan rasa syukur karena selama masa jabatannya sudah bisa melalui semua masalah di Surabaya dengan baik, dan yang terpenting bisa memberikan yang terbaik buat warga Surabaya.

“Bagi saya, pengabdian itu tidak harus dengan jabatan. Di mana pun dan kapan pun posisinya, masih terus bisa mengabdi. Tujuan hidup saya untuk memberikan pengabdian kepada warga Surabaya, kepada umat manusia. Saya sendiri ingin bermanfaat untuk manusia yang lain,” tegasnya.

Di samping itu, dia juga mengaku sangat gembira di akhir masa jabatannya. Sebab, tepat pada akhir masa jabatannya, yakni 16 Februari 2021 kemarin, kasus Covid-19 di Kota Surabaya nol.

"Ini sebuah prestasi semua pihak yang luar biasa dan prestasi ini harus bisa dipertahankan terus supaya Surabaya bisa segera masuk ke zona kuning dan bahkan bisa masuk zona hijau. Kita semua berdoa supaya pandemi ini bisa terangkat dari Surabaya dan bumi Indonesia,” ujarnya.

Whisnu juga mengucapkan permohonan maaf apabila selama ini ada tutur kata dan tindakan yang kurang berkenan. Dia pun sadar bahwa manusia terlahir ke dunia tidak lepas dari salah dan dosa, sehingga dia pun memohon maaf yang sebesar-besarnya kepada semuanya.

“Saya berharap sambungan silaturahmi ini akan terus berlanjut, tidak hanya melihat masa jabatan, tetapi sebagai persaudaraan antarmanusia, supaya tali silaturahmi terus berlanjut,” imbuhnya.

Sementara itu, Pelaksana Harian (Plh) Wali Kota Surabaya Hendro Gunawan memastikan, pergantian pimpinan ini tidak akan mengganggu aktivitas kinerja di Pemkot Surabaya. Sebab, tinggal beberapa hari lagi akan ada penetapan wali kota Surabaya definitif, sehingga untuk mengisi kekosongan dan operasional harian ditugaskan pelaksana harian (Plh).

“Jadi, tugas-tugas rutin dan pekerjaan-pekerjaan fisik rutin tetap bisa berjalan, tidak ada masalah, dan layanan kepada masyarakat tetap akan berjalan seperti biasa,” pungkasnya. (ian/zar)