​PKS Jatim Serentak Melantik Pengurus di 38 Kabupaten/Kota

Editor: Yudi Arianto
Wartawan: M Didi Rosadi
Minggu, 21 Februari 2021 22:49 WIB

Irwan Setiawan, Ketua DPW PKS Jatim saat memimpin pelantikan serentak pengurus DPD PKS se-Jatim secara online. foto: istimewa

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Secara serentak, DPW PKS Jatim melantik kepengurusan di 38 kota/kabupatan. Irwan Setiawan, Ketua DPW PKS Jawa Timur dalam sambutannya di depan seluruh kader yang dilantik secara online, berharap seluruh DPD di kabupaten atau kota bisa meningkatkan capaian politik pada Pemilu 2024.

“Yang dilantik Majelis Pertimbangan Daerah atau MPD, Dewan Pengurus Daerah atau DPD dan Dewan Etik Daerah atau yang sering kita singkat dengan DED,” kata Irwan, Minggu (21/2/2021).

Dalam sambutannya, Irwan mengingatkan kepada peserta tentang amanat Musyawarah Nasional PKS, bahwa ada 2 sasaran utama pemenangan 2024, yaitu penambahan jumlah anggota dan suara. Jumlah suara yang diharapkan adalah 11 kursi di DPR RI, 14 kursi di DPRD Jatim, dan 200 kursi di DPRD Kabupaten atau Kota. Terkait dengan penambahan jumlah anggota, Irwan menyampaikan secara spesifik.

“Indikatornya adalah, ada 666 DPC aktif, 200.000 anggota, dan ada anggota partai yang menjadi kepala daerah," imbuh politikus yang akrab disapa Kang Irwan itu.

Irwan menyatakan keyakinannya di depan peserta bahwa target-target itu akan terpenuhi. “Dalam kepengurusan saat ini, terdiri dari beragam bidang serta beragam kompetensi kepengurusan. 30 persen di antara perempuan dan juga dari milenial. Ini adalah hal penting yang akan jadi modal kita untuk dapat memenuhi target,” katanya.

Ia kemudian mengingatkan bahwa aspek terpenting dalam pencapaian target itu adalah bagaimana membuat PKS semakin bisa diterima, dipercaya, dan mendapat dukungan luas dari masyarakat.

“Oleh karena itu, kita semua harus mampu membangun kepeloporan, dan pembelaan terhadap kepentingan rakyat,” ujarnya.

Irwan mengingatkan agar bisa menggerakkan seluruh sumber daya yang dimiliki partai untuk membangun basis sosial pemilih. Irwan juga mengingatkan tentang pentingnya membangun kepercayaan kepada generasi milenial yang mendominasi komposisi penduduk indonesia.

“Jumlahnya 53 persen generasi milenial. Selain itu, kita tidak boleh mengabaikan peran emak-emak militan, buruh, petani, dan nelayan serta penggiat UMKM,” tegasnya.

Oleh karenanya, Irwan meminta seluruh pengurus di daerah untuk memperluas jejaring, termasuk kepala-kepala daerah serta para pejabat politik, dalam rangka melakukan pemberdayaan masyarakat yang menjadi tanggung jawabnya.

“Membangun jejaring dan silaturahim juga harus dilakukan kepada tokoh-tokoh masyarakat, baik para sesepuh maupun para kiai di pondok pesantren. Alhamdulillah saya akhir-akhir ini sudah sempat sowan ke tokoh masyarakat dan para kiai di Probolinggo, Pasuruan, Sampang, dan Pamekasan. In syaa Allah agenda itu akan terus dilakukan,” katanya dengan nada semangat.

Di awal kepengurusan DPW PKS Jatim saat ini, ia menjelaskan telah melakukan beberapa agenda, antara lain, membantu penanggulangan bencana di Jawa Timur, seperti di Pacitan, Pamekasan, Bojonegoro, Lamongan, Gresik, Jember, Jombang, Pasuruan, dan nganjuk.

Di awal kepengurusan ini, Irwan juga menyampaikan telah memberi perhatian kepada UMKM di Gresik, Jombang, Pasuruan, Sampang dan Pamekasan. “Juga menggelar gowes bareng di beberapa daerah tersebut, yang tujuannya mengingatkan kita semua agar tetap sehat dan bugar di masa-masa saat ini,” katanya.

Terakhir, Irwan mengingatkan kepada para pengurus PKS di daerah bahwa PKS mengembangkan servant leadership.

Servant leadership ini diterjemahkan dalam arti suatu kepemimpinan yang berawal dari perasaan yang tulus yang timbul dari dalam hati yang berkehendak untuk melayani. Ini harus menjadi standar di masing-masing DPD,” harapnya.

Oleh karena itu, Irwan memberi pesan kepada semua pengurus yang dilantik agar memantaskan diri di hadapan Allah subhanahu wa ta’ala untuk dimenangkan dalam berbagai pilkada ke depan.

“Semua kita kembalikan kepada Allah. Pemilik kekuasaan adalah milik Allah. Semua kita sandarkan kepada Allah,” tandasnya. (mdr/ian)