​Tinjau PP An-Nidhomiyah di Pamekasan, Gubernur Khofifah Minta Hak Korban Segera Diberikan

Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Yeyen
Kamis, 25 Februari 2021 21:37 WIB

Gubernur Jawa Timur Khofifah bersama Kapolda Jawa Timur dan Pangdam V/Brawijaya saat meninjau secara langsung PP An-Nidhomiyah yang tertimpa musibah tanah longsor.

PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meninjau langsung bencana tanah longsor yang terjadi di Pondok Pesantren An-Nidhomiyah di Dusun Japon, Desa Bindang, Kecamatan Pasean, Kabupaten Pamekasan, yang menyebabkan 5 santri meninggal dunia dan 3 santri mengalami patah tulang.

Gubernur Khofifah yang didampingi Kapolda Irjen Pol Nico Afinta dan Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Suharyanto disambut Bupati Pamekasan Baddrut Tamam beserta Kapolres dan Dandim 0826/Pamekasan.

Walaupun hujan sempat turun, tapi tidak mengurangi semangat para pemimpin Jawa Timur ini untuk segera meninjau secara langsung tempat musibah tanah longsor tersebut.

Gubernur Khofifah menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas meninggalnya para Santri PP An-Nidhomiyah tersebut.

"Saya yakin para santri yang wafat dalam musibah ini, meninggal di jalan yang sahid, karena mereka sedang menuntut ilmu. Dan atas nama Pemerintah Provinsi Jawa Timur, saya sekali lagi mengucapkan berduka yang sedalam-dalamnya," kata Khofifah.

(Gubernur Jawa Timur saat memberikan bantuan sosial terhadap korban musibah bencana tanah longsor)

Khofifah menambahkan, pihaknya sudah memerintahkan kepada jajarannya, khususnya Pemerintah Daerah Kabupaten Pamekasan agar supaya secepatnya memberikan bantuan dan memperbaiki pondok agar proses belajar mengajar berjalan seperti sedia kala.

Bahkan, ia juga memerintahkan kepada pihak Jasa Raharja supaya secepatnya memberikan hak-haknya kepada keluarga korban. Baik yang meninggal dunia maupun korban yang mengalami patah tulang.

"Kepada seluruh keluarga korban semoga diberikan kesabaran dan ketabahan dalam menghadapi musibah ini," ucap orang nomor satu di Jawa Timur tersebut mendoakan.

Dalam kesempatan tersebut, rombongan Gubernur Jawa Timur juga memberikan bantuan sosial terhadap korban musibah bencana tanah longsor tersebut. (yen/ian)