Petugas Gabungan Bandara Juanda Amankan ​Ratusan iPhone Ilegal dari Batam

Editor: Nizar Rosyidi
Wartawan: Catur Andy
Rabu, 03 Maret 2021 14:59 WIB

Budi Harjanto, Kepala KPPBC Juanda saat ungkap kasus, Rabu (3/3/2021). (foto: ist)

SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Petugas gabungan Bea dan Cukai serta Satgas PAM Lanudal Juanda berhasil menggagalkan upaya pembawaan 268 handphone ilegal dari Batam melalui Bandara Internasional Juanda Surabaya di Sidoarjo.

Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Juanda Budi Harjanto mengatakan, ratusan handphone merek iPhone tersebut dibawa oleh tiga orang dari Batam menggunakan pesawat Lion JT972.

"Karena tidak dilengkapi surat-surat resmi, ratusan unit handphone tersebut kami sita," kata Budi Harjanto, Kepala KPPBC Juanda saat ungkap kasus, Rabu (3/3/2021).

Pengungkapan tersebut bermula dari kecurigaan petugas terhadap tiga orang yang baru tiba di Bandara Juanda dengan membawa masing-masing koper yang diduga membawa ratusan handphone ilegal.

Setelah masuk mesin X-Ray dan menampakkan barang bawaannya yaitu handphone, petugas langsung melakukan pemeriksaan manual untuk mengetahui jenis dan surat-surat dari handphone tersebut. "Total ada 268 handphone ilegal," katanya.

Perinciannya, koper yang dibawa penumpang berinisial HZ, terdapat 114 unit iPhone X bekas tanpa dilengkapi kotak dan charger. Begitu juga koper yang dibawa penumpang berinisial RA, namun jumlahnya 104 unit.

Sementara koper dan tas yang dibawa penumpang berinisial MM, terdapat 15 unit iPhone 7, 9 unit iPhone 8, 15 unit iPhone X, 11 unit iPhone Xr yang semuanya kondisi bekas dan tidak dilengkapi kotak dan charger. "Nilai total Rp1,5 miliar," kata Budi.

Atas barang ilegal tersebut, kerugian negara mencapai Rp469.422.000 juta. "Penggagalan ini berkat kerja sama dan sinergisitas komunitas Bandara Juanda," pungkasnya. (cat/zar)