​Satib Beri Perhatian pada Perbaikan Infrastruktur di Jember

Editor: Yudi Arianto
Wartawan: M Didi Rosadi
Rabu, 03 Maret 2021 23:47 WIB

M. Satib, Anggota DPRD Jatim dapil V saat melaksankan reses di Gumuk Mas, Jember. foto: DIDI ROSADI/ BANGSAONLINE

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Hubungan yang tidak harmonis antara DPRD Jember dan Bupati Faida membuat Kabupaten Jember tidak punya APBD pada tahun 2019 dan 2020. Akibatnya, banyak sarana infrastruktur yang terbengkalai, baik pembangunan mau pun pemeliharaan.

Dampaknya, banyak jalan di Kabupaten Jember yang rusak tanpa perbaikan. Tentu kondisi ini merugikan rakyat yang menggunakan akses jalan untuk kepentingan perdagangan maupun bekerja.

"Saat ini kita banyak menemukan kondisi jalan rusak di Jember. Kondisi terjadi, karena selama dua tahun Jember tak punya APBD. Ini dampak ketidakharmonisan Bupati dengan DPRD Jember," tutur M. Satib, Anggota DPRD Jatim saat melaksanakan kegiatan reses di Kecamatan Gumuk Mas, Jember, Selasa (2/3/2021) malam.

Anggota DPRD Jatim dari daerah pilihan Jatim V ini juga menyoroti banyaknya jembatan yang rusak di Jember. Kondisi ini memutus akses antar wilayah. Akibatnya, pengendara harus memutar lebih jauh untuk mencapai daerah tujuan.

Satib mengingatkan akses transportasi yang baik akan membuat suatu daerah semakin maju. Tentunya termasuk Jember yang bukan hanya daerah pertanian dan perkebunan, tapi juga daerah tujuan wisata.

"Semakin mudah dijangkau, tentu akan membuat Jember semakin maju. Apalagi Jember juga merupakan daerah tujuan wisata dengan alamnya yang indah. Tentu akses transportasinya harus bagus, sehingga wisatawan pun berdatangan," imbuh anggota Komisi D di DPRD Jatim tersebut.

Ketua DPD Partai Gerindra Jember ini mengaku menaruh harapan besar kepada Bupati Jember yang baru, Hendy Siswanto bersama wakilnya KH. Muhamad Balya Firjaun. Ia melihat ada tren positif dari kepala daerah yang baru dalam menjalin harmonisasi antara eksekutif dengan legislatif.

Menurutnya dengan dilantiknya bupati baru, Jember memasuki babak baru yang lebih baik. Era Jember membangun dan roda organisasi pemerintah berjalan dengan normal.

"Saat ini ASN belum gajian, GTT juga belum menerima honor, pembangunan tidak ada. Insya Allah, situasi akan kembali normal. Saya melihat Bupati Hendy ini punya komitmen untuk membangun harmonisasi di Jember. Di hari pertama pasca dilantik, Bupati langsung menemui DPRD Jember. Ini sinyal positif untuk Jember ke depan," pungkas politikus senior Gerindra Jember ini. (mdr/ian)