Viral, Pidato Gus Dur Sebut Cak Imin Curi PKB Dibantu Pemerintahan SBY

Editor: tim
Senin, 08 Maret 2021 06:23 WIB

Tangkapan layar KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) saat pidato didampingi Yenny Wahid, putrinya.

SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Di tengah badai kudeta Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang dilakukan Moeldoko, ternyata kini beredar video pidato KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur), pendiri sekaligus deklarator Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).  Potongan pidato Gus Dur itu kini viral. 

Dalam pidato itu Gus Dur terang-terangan menyebut PKB yang didirikannya dicuri A. Muhaimin Iskandar, Ketua Umum PKB.

“... PKB diambil Muhaimin Iskandar. Dicuri ... (massa bersorak, bertepuk tangan), dicuri dengan bantuan pemerintah,” kata Gus Dur. Yang dimaksud pemerintah adalah pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang saat itu menjabat presiden RI.

Saat berpidato itu Gus Dur tampak didampingi Yenny Wahid, putrinya.

(A Muhaimin Iskandar (Cak Imin))

Cak Imin – panggilan akrab Muhaimin Iskandar – adalah keponakan Gus Dur. Karir politiknya meroket setelah dicangking Gus Dur. Sebelumnya Cak Imin hanya dikenal secara terbatas di kalangan Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII). Ia mantan ketua umum PMII.

Saat Gus Dur mendirikan PKB, Cak Imin masih sangat muda. Belum popular. Tak punya pekerjaan memadai. Apalagi jabatan.

Namun oleh Gus Dur, Cak Imin langsung dikatrol. Ia diangkat sebagai Sekretaris Jenderal (Sekjen) PKB. Mendampingi Matori Abdul Jalil, Ketua Umum PKB pertama.

(A Muhaimin Iskandar dan Yenny Wahid berebut legalitas dalam konflik PKB. Kubu Cak Imin menang setelah bersengketa di pengadilan. Gus Dur pun tersingkir. foto: tempo)

Saat itu sebenarnya Cak Imin menjadi sorotan para aktivis dan kiai NU. Karena jabatan yang diemban belum sesuai dengan kapasitasnya. Tapi karena kharisma dan marwah Gus Dur yang luar biasa, tak satu pun kiai dan aktivis NU berani bersuara. Apalagi saat itu Gus Dur ketua umum PBNU.

Ironis. Ternyata, dalam perkembangannya, PKB terus mengalami guncangan dan tragedi politik luar biasa. Banyak kader NU potensial dipecat. Termasuk Matori Abdul Jalil. Bahkan Gus Dur sendiri sebagai pendiri, deklarator, dan Ketua Dewan Syuro DPP PKB juga disingkirkan. (tim)

.