Rawan Tumbang, DKP Potong Pohon Di Jalur Bojonegoro-Cepu

Editor: Revol
Wartawan: Eky Nurhadi
Kamis, 19 Februari 2015 16:27 WIB

RAWAN TUMBANG: Petus DKP Bojonegoro melakukan pemotongan sejumlah pohon di sepanjang jalur Bojonegoro-Cepu. Foto: Eky Nurhadi/BangsaOnline.com

BOJONEGORO (BangsaOnline) – Petugas Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kabupaten Bojonegoro membersihkan pohon-pohon yang rawan tumbang di sepanjang jalur Bojonegoro-Cepu. Hal itu dilakukan untuk menghindari pohon tumbang saat diterpa angin kencang yang akhir-akhir ini sering melanda wilayah Bojonegoro.

Petugas DKP memakai gergaji mesin memotong batang, dahan, dan ranting kering pohon-pohon yang berada di kiri dan kanan jalan jalur Bojonegoro-Cepu. Petugas juga menggunakan dump truk untuk menebang dahan dan ranting kering yang berada di pucuk pohon.

Selama musim hujan yang disertai angin kencang sejumlah pohon seperti pohon trembesi, pohon sonokeling, dan pohon asem yang berumur puluhan tahun di jalur Bojonegoro-Cepu rawan tumbang.

“Kalau terjadi hujan deras, pohon-pohon tua ini rawan tumbang atau roboh. Kalau roboh bisa membahayakan pengendara yang melintas di jalan raya,” ujar Huda salah satu petugas, Kamis (19/2/2015).

Di sepanjang jalur Bojonegoro-Cepu dan Bojonegoro-Ngawi ada ribuan pohon tua yang berada di kiri dan kanan jalan. Pohon yang berada di pinggir jalan itu rawan ambruk selain karena umurnya tua, juga sering dipaku dan dipasangi reklame dan papan nama secara sembarangan.

Sementara itu menurut Zuhdi (42), warga Desa Ngraho, Kecamatan Gayam, sebelumnya sebuah pohon besar di dekat jalur Bojonegoro-Cepu roboh melintang di tengah jalan. Pohon besar itu tumbang lantaran tidak kuat menahan empasan angin kencang.

“Pohon yang tumbang itu mengakibatkan jalur Bojonegoro-Cepu sempat macet beberapa jam,” ujarnya.

Pada musim hujan tahun lalu, sebuah pohon trembesi tua yang berada di tepi jalan raya Bojonegoro-Cepu, tepatnya di kawasan Kecamatan Kalitidu tumbang dan menimpa truk yang sedang melaju kencang. Akibatnya, sopir dan kenek truk tersebut tewas seketika.