​Tanya-Jawab: Sejak Pindah Rumah, Kucing-Kucing Saya Mati Mendadak, Mengapa?

Editor: Nur Syaifudin
Wartawan: .
Sabtu, 03 April 2021 10:08 WIB

Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.

Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam tentang kehidupan sehari-hari. Diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) dan pengasuh Pesantren Mahasiswa An-Nur Wonocolo Surabaya. Silakan kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat.

Pertanyaan:

Assalamualaikum Kiai Imam Ghazali. Saya memiliki kucing banyak. Sebelumnya memang ada yang sakit. Ada satu kucing saya namai Encip. Suka minta gendong, gandoli baju, mijitin, bahkan kalau saya ke masjid suka ikut dan menunggui hingga saya pulang.

Setelah 3 bulan saya pindah rumah dan renovasi, Encip mati. Demikian juga kucing-kucing saya yang lain hingga habis. Apa memang perilaku kucing seperti itu Kiai? Apa ada yang salah di rumah baru saya? Apakah ada doa khusus untuk membersihkan rumah saya?

Ny. Sunarya, Bandung

Jawaban:

Waalaikummussalam wr.rb. Ibu Sunarya yang saya hormati, kepercayaan ada kaitan antara kehidupan manusia dengan binatang secara umum dan kucing secara khusus itu ada sebelum Islam. Nabi mengajarkan yang intinya baik-tidaknya/bahagia-derita manusia ditentukan perbuatan sendiri.

Islam mengajarkan untuk menebar kasih sayang pada binatang, khususnya kucing. Kematian kucing yang kita pelihara -asal bukan karena ibu yang menyebabkan kematiannya- Insya Allah tak punya pengaruh nahas dalam kehidupan ibu sekeluarga.

Di rumah baru itu kiranya ibu dan segenap keluarga memperbanyak doa berkah dan kebaikan secara umum dan membaca minimal surat al-Fatihah, al-Ikhlas, al-Falaq, al-Naas dan ayat Kursi masing-masing 3 kali. Wallah a'lam