Masalah Surat-surat dan Sertifikat Klir, PT Sabrina Laksana Abadi Minta Customer Tak Khawatir

Editor: Revol Afkar
Wartawan: Catur Andy Erlambang
Minggu, 04 April 2021 01:28 WIB

Direktur PT Sabrina Laksana Abadi H. Achmad Miftach Kurniawan menunjukkan surat-surat sah dan sertifikat yang sempat bermasalah.

SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Memasuki masa new normal dari pandemi Covid-19, pasar properti di Sidoarjo tahun ini diprediksi akan berjalan lebih baik dibanding tahun 2020.

Prediksi ini juga direspons oleh pengembang properti PT Sabrina Laksana Abadi Sidoarjo. Developer yang beralamat di Perum Berlian Kencana Sari Blok D22, RT 14 RW 4 Desa Panjunan, Kecamatan Sukodono.

Di era New Normal 2021 ini, tim pemasaran PT Sabrina Laksana Abadi terus memasarkan unit-unit perumahan di beberapa tempat di wilayah Sidoarjo.

Direktur PT Sabrina Laksana Abadi H. Achmad Miftach Kurniawan mengatakan keberaniannya untuk lebih ekspansif tahun ini tidak terlepas dari capaian pada 2020. Nilai penjualan yang dicapainya cukup menggembirakan, meski tidak normal seperti sebelum masa pandemi Covid-19.

Gairah peminat unit-unit rumah di beberapa perumahan yang tengah dibangun saat ini, menurutnya lumayan tinggi. Para pembeli lama maupun baru, banyak yakin atau percaya dengan penawaran yang diberikan PT Sabrina.

"Tahun 2021 ini kami menargetkan ada kenaikan penjualan unit-unit hunian di beberapa tempat. Terlebih kelengkapan surat-surat sah seperti sertifikat sudah ada semuanya. Kelanjutan kelengkapan perizinan juga akan segera turun," kata H. Achmad Miftach Kurniawan.

Dia menyebutkan beberapa perumahan di bawah PT Sabrina Laksana Abadi, seperti Perumahan Panjunan Regency Sukodono, Perumahan Banjarsari Asri Buduran, Perumahan Kedungkembar Asri Prambon, dan Perumahan Alam Candi Asri Candi.

"Harganya per unit bervariatif. Mulai seharga Rp 300 juta sampai Rp 700 juta per unit. Hampir semua tipe, alhamdulillah banyak peminatnya. Setelah peminat survei lokasi, langsung mengajukan transaksi dengan sistem kredit in house," ujarnya.

H. Wawan menambahkan, dalam pemasaran, yang diandalkan selain kualitas spesifikasi bangunan, kawasan perumahan juga area bebas banjir. "Sistem drainase dan pembuangan air perumahan betul-betul kami kerjakan secara matang agar tidak menimbulkan banjir. Masalah banjir, betul-betul kami perhatikan. Artinya jangan sampai timbul banjir di perumahan-perumahan milik PT Sabrina," paparnya.

Ia mengakui bisnis hunian yang dipimpinnya sempat ada masalah soal surat-surat sah atau sertifikat di beberapa perumahan.

"Tapi sekarang alhamdulillah, surat-surat sah milik saya untuk beberapa perumahan sudah kembali ke tangan saya. Jadi untuk para pembeli lama dan baru, tidak perlu khawatir atau was-was soal beli perumahan di PT Sabrina. Saya menjamin pasti akan beres dan tidak ada masalah dalam soal apapun," tegasnya meyakinkan.

H. Wawan menegaskan, tidak ada penipuan dalam penjualan rumah yang dilakukan PT Sabrina. Baik itu untuk pembeli lama maupun pembeli baru. "Jangan percaya adanya isu apapun atau berita miring soal perusahaan kami," katanya.

"Para pembeli saya persilahkan ke Badan Pelayanan Pajak Daerah dan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Sidoarjo, PT Sabrina seperti apa dan bagaimana. Saya yakin jawaban dari kedua dinas, bahwa tidak ada unsur bisnis penipun atau perumahan abal-abal yang dilakukan oleh PT Sabrina," terangnya.

PT Sabrina Laksana Abadi legal hukumnya lengkap. SIUP Menengah Nomor: 510/137/404.5.15/2017, Tanda Daftar Perusahaan Perseroan Terbatas Nomor TDP 13.17.1.68.07363, Nomor Induk Berusaha (NIB) 8120002972539 dengan NPWP: 76.336.097.1-603.000 dan anggota REI NPA: 03-02269 dengan SK DPP REI No 87/Kep-REI/PK/02/2021. (cat/rev)