Hadiri Haul Sunan Ampel, Wali Kota Eri Minta Doa Para Kiai Demi Kebaikan Kota Surabaya

Editor: Revol Afkar
Wartawan: Yudi Arianto
Minggu, 04 April 2021 22:33 WIB

Wali Kota Eri menghadiri acara Haul Sunan Ampel ke-544 di Makam Sunan Ampel Surabaya, Sabtu (3/4).

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menghadiri acara Haul Sunan Ampel ke-544 di Makam Sunan Ampel Surabaya, Sabtu (3/4). Ia hadir dengan baju koko putih, lengkap dengan sarung biru, dan peci hitamnya. Duduk di samping Makam Sunan Ampel, ia sangat khusyuk mengikuti pembacaan surat Yaasin, Tahlil, dan doa bersama.

Haul Sunan Ampel kali ini digelar dengan tetap menerapkan protokol kesehatan. Bahkan, para kiai dan habib yang masuk ke area Makam Sunan Ampel sangat dibatasi. Hanya tamu yang membawa undangan yang diperkenankan masuk ke area makam.

Para personel Satpol PP dan Linmas serta petugas keamanan Makam Sunan Ampel mengawasi para peziarah itu dan mengatur tempat duduk para peziarah. Mereka diatur jaraknya supaya tidak berkerumun.

Setelah doa bersama selesai, Wali Kota Eri menyampaikan sambutannya. Ia meminta kepada para habib dan para kiai yang hadir saat itu untuk mendoakan Surabaya supaya semakin baik ke depannya, semakin tenang, damai, dan penuh dengan gotong-royong. Bahkan, ia juga meminta doa supaya pandemi Covid-19 ini bisa segera berakhir di Kota Pahlawan ini.

“Semoga haul Sunan Ampel pada tahun-tahun berikutnya bisa dilaksanakan lebih dari ini. Maaf saya rindu betul, karena setiap tahun Haul Sunan Ampel saya selalu hadir di sini. Baru tahun kemarin tidak bisa hadir karena pandemi Covid-19,” ujarnya.

Saat itu, ia juga mengaku selalu ingat dengan perkataan Habib Luthfi yang menyampaikan bahwa sebagai manusia harus selalu bisa membahagiakan orang lain. Bahkan, Sunan Ampel ini meskipun sudah wafat, tapi ternyata bisa menggerakkan roda perekonomian warga.

Oleh karena itu, ia memohon doa restu kepada para habib dan kiai yang hadir saat itu untuk saling melengkapi. “Fainsyallah Surabaya akan menjadi kota yang baldatun thoyyibatun warobbun ghafur apabila kita bekerja sama. Sekali lagi saya mohon para kiai, alim ulama, untuk mendoakan Surabaya, karena doa panjenengan semuanya, Surabaya bisa menjadi kota yang penuh berkah,” pungkasnya. (ian/rev)