Libur Tahun Ajaran Baru, ​15 Ribu Santri Lirboyo Kediri Dipulangkan ke Daerah Asal Masing-Masing

Editor: Nizar Rosyidi
Wartawan: Muji Harjita
Kamis, 08 April 2021 14:43 WIB

Bus yang akan mengangkut para santri pulang ke daerahnya masing-masing, sedang disemprot dengan cairan disinfektan ketika memasuki pintu gerbang Ponpes Lirboyo. (foto: ist)

KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Masuki libur panjang tahun ajaran baru, sekitar 15 ribu santri Pondok Pesantren Lirboyo Kota Kediri mulai hari ini (Kamis, 8/4/2021) akan dipulangkan ke daerah masing-masing secara bergelombang.

Pemulangan ini diperuntukkan bagi santri dari wilayah Pulau Jawa, luar Jawa, dan luar negeri. Dari jumlah 15.000 santri Pondok Pesantren Lirboyo, per harinya sekitar 5.000 santri yang dipulangkan. 

Ketua Pesantren Tangguh Ponpes Lirboyo K.H. M. Abdul Muid Shohib menjelaskan bahwa santri tidak diperbolehkan pulang menggunakan angkutan umum. Namun, kepulangan santri dikoordinir oleh pengurus pondok berkoordinasi dengan pihak Himasal (Himpunan Alumni Santri Lirboyo) daerah maupun wali santri.

"Kegiatan pemulangan santri ini telah kami dikoordinasikan dengan Satgas Covid-19 Kota Kediri. Semua santri diwajibkan mematuhi protokol kesehatan, memakai masker dan membawa hand sanitizer," kata Gus Muid--sapaannya, Kamis (8/4/2021).

Menurut Gus Muid, kendaraan yang akan dinaiki santri dan semua barang bawaan disemprot disinfektan. Ketika akan naik kendaraan, santri harus cuci tangan, melewati bilik disinfektan, selalu mematuhi physical distancing, dan mengikuti pengarahan dari panitia.

"Penerapan protokol kesehatan dalam kegiatan ini diawasi oleh Satgas Covid-19 Pondok Pesantren Lirboyo didampingi Satgas Covid-19 Kota Kediri (BPBD Kota Kediri, Polres Kediri Kota, Kodim 0809/Kediri)," terang Gus Muid.

Ditambahkan oleh Gus Muid, semua santri yang pulang, harus membawa surat keterangan sehat. (uji/zar)