Pimpin Operasi Yustisi, Kapolres Mojokerto Kota Imbau Jangan Mudik

Editor: Nizar Rosyidi
Wartawan: Soffan Soffa
Minggu, 18 April 2021 10:55 WIB

Kapolres Mojokerto Kota dalam kegiatan operasi yustisi. (foto: ist)

MOJOKERTO, BANGSAONLINE.com - Kapolres Mojokerto Kota AKBP Deddy Supriadi, S.I.K., M.I.K., memimpin pelaksanaan operasi yustisi bersama tiga pilar sekaligus bagi-bagi pamflet larangan mudik, Sabtu (17/4/2021).

"Seperti disampaikan Menteri Perhubungan, bahwa seluruh moda transportasi baik darat, laut, dan udara sejak tanggal 6-16 Mei 2021 dilarang melakukan kegiatan. Penekanan dari kebijakan pemerintah berikutnya adalah terkait dengan larangan mudik," ujar kapolres kepada wartawan usai pelaksanaan operasi yustisi.

Dalam operasi tersebut, kapolres mengimbau pengendara agar menyosialiasikan larangan mudik kepada tetangga ataupun lingkungan sekitar. "Tujuannya hanya satu yaitu menekan angka penularan covid-19 akibat libur panjang lebaran," terangnya.

Dengan larangan mudik tersebut, diharapkan seluruh stakeholder dan instansi untuk melakukan sosialisasi larangan itu agar masyarakat bisa memahami pentingnya larangan mudik dan mematuhinya.

Sementara itu, dalam kegiatan operasi yustisi tersebut, para petugas berhasil menjaring 84 pelanggar protokol kesehatan (prokes).

Hadir dalam kegiatan tersebut, Dandim 0815 diwakili Pa Siaga, Kabag Ops, Pejabat Utama, Kasat Pol PP Hariana Dodik, Kabid Dalops dan Perpakiran Dishub Kota Mojokerto Robik S, dan Anggota Gabungan Polres Mojokerto Kota, Kodim 0815, Dishub, dan Satpol PP Kota Mojokerto. (sof/zar)