Momen Hari Kartini, Emak-Emak Ikut Safety Riding Bersama Honda MPM Jatim

Editor: Nizar Rosyidi
Wartawan: Diyah Khoirun Nisa
Minggu, 18 April 2021 11:33 WIB

Safety riding yang dilakukan emak-emak di Honda MPM Jatim. (foto: ist)

SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Bertepatan dengan momen peringatan Hari Kartini, PT Mitra Pinastika Mulia (MPM Honda Jatim) distributor sepeda motor Honda wilayah Jatim dan NTT,  memberikan edukasi tentang keselamatan berkendara kepada para kaum wanita.

Edukasi digelar, juga karena saat ini pengendara wanita yang memakai kendaraan bermotor untuk kebutuhan sehari-hari maupun yang menjadi boncengers semakin bertambah.

Edukasi safety riding dalam rangka Hari Kartini tersebut, diberikan kepada 18 peserta yang berasal dari Ikatan Ladies Bikers, Surabaya Scoopy Community, dan Surabaya BeAT Community, yang diadakan pada 15 April 2021 lalu di MPM Safety Riding Centre dengan menerapkan protokol kesehatan.

"Fenomena perilaku emak-emak yang berkendara selama ini dijadikan lelucon, tetapi sebenarnya itu sangat bahaya bagi keselamatan orang lain maupun pengendara. Untuk itu, kami memberikan edukasi dan pelatihan untuk menambah pengetahuan dan skill berkendara. Apalagi peserta juga ada yang berprofesi sebagai ojek online," kata Instruktur Safety Riding MPM Honda Jatim Hari Setiawan, Minggu (18/4/2021).

Dengan tema Kartini Juga Harus Cari Aman Saat Naik Motor, peserta diajarkan untuk mengetahui pentingnya keselamatan berkendara. Pada pelatihan tersebut, terlebih dahulu diberikan materi mengenai basic skill berkendara dan safety awareness.

Materi yang diberikan seperti teknik berboncengan yang aman, postur berkendara, juga danger prediction. Setelah itu, semua peserta diajak untuk mempraktikkannya, mulai dari braking, plank riding, slalom pilon, U turn, dan low speed balance.

Salah satu peserta, Trihayati mengatakan bahwa selama ini hanya tahu cara ngerem dan selalu panik sampai mau jatuh motornya kalau ada mobil yang ngerem mendadak. "Setelah dapat pelatihan dan tahu tekniknya, jadi makin siap dengan apa yang akan terjadi seperti ada mobil depan yang ngerem mendadak," ujarnya. (diy/zar)