Ketua Fraksi PKB DPRD Gresik Tambal Kerusakan Jalan Betoyo-Tanggulrejo Manyar

Editor: Nizar Rosyidi
Wartawan: M. Syuhud Almanfaluty
Selasa, 20 April 2021 04:49 WIB

M. Syahrul Munir (kanan) menunjuk jalan rusak usai ditambal dengan aspal. (foto: SYUHUD/ BANGSAONLINE)

GRESIK, BANGSAONLINE.com - Ketua Fraksi PKB DPRD Gresik M. Syahrul Munir turun tangan sendiri menambal kerusakan jalan di Desa Betoyo hingga Desa Tanggulrejo Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik, Senin (19/4/2021) malam.

Dengan dibantu puluhan pemuda, aksi tambal jalan dilakukan Syahrul lantaran dirinya merasa prihatin dengan banyaknya luban jalan yang kerap menyebabkan kecelakaan para pengendara yang melintas.

"Langkah ini sebagai upaya bersama-sama dengan pemuda desa setempat agar peduli dengan kondisi sekitar. Sebab, sudah banyak keluhan warga akibat jalur ini sudah terlalu rusak parah. Tidak sedikit juga pengendara mengalami kecelakaan. Tentu ini mengganggu kenyamanan masyarakat, apalagi menjelang Hari Raya Idulfitri 1442 H, tentu volume kendaraan akan semakin meningkat," kata Syahrul.

Menurut Syahrul, masyarakat setempat sebenarnya sudah melapor ke Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Gresik melalui aplikasi New Apalan. Mereka berharap agar tim URC (Unit Reaksi Cepat) segera melakukan penanganan. Namun, sejauh ini tak kunjung ada eksekusi.

"Tim URC sebenarnya sudah bergerak di beberapa titik kerusakan, namun saya maklum karena tim dan anggaran URC yang terbatas, sehingga saya dengan pemuda desa setempat berinisiatif dan bersama-sama melakukan pembenahan jalan secara mandiri yang sifatnya darurat sementara," bebernya.

Politikus Muda PKB Dapil VIII (Manyar-Bungah-Sidayu) ini mengungkapkan, gerakan bakti sosial bersama para pemuda ini sebagai upaya menggugah masyarakat agar senantiasa aktif dalam melakukan pengawasan kebijakan. Juga sebagai kritik terhadap pemerintah dalam hal ini Dinas Perhubungan (Dishub) Gresik agar meningkatkan pengawasan terhadap truk bertonase di atas 10 ton yang sering kali terlihat melintasi Jalan Betoyo-Tanggulrejo, sehingga menyebabkan jalan cepat rusak.

"Teman-teman pemuda sangat antusias bergerak, mudah-mudahan kepedulian mereka menjadi amal jariah," tandasnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Gresik H. Much Abdul Qodir menyatakan, perlu adanya kolaborasi dari lintas organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Gresik dalam penanganan dan pengawasan jalan. "Tidak hanya dinas PUTR saja, jangan-jangan nanti setelah diperbaiki rusak lagi karena kurangnya pengawasan truk muatan terutama yang di atas 10 ton yang melintas," jelasnya.

"Dalam hal ini tentu harus ada perhatian dari dishub dan satlantas agar memperketat pengawasan dan penertiban," sambungnya.

DPUTR melalui Bidang Bina Marga sebetulnya sudah menjadwalkan perbaikan kerusakan jalan di sepanjang ruas Desa Betoyo hingga Desa Tanggulrejo. Namun, hingga sekarang perbaikan jalan tersebut belum dieksekusi. Oleh karena kerusakan terlalu parah dan belum ada kepastian waktu pengerjaan, maka aksi gerakan perbaikan secara mandiri pun dilakukan. (hud/zar)