Bupati Gus Yani Ajak FKUB dan Masyarakat Bersama-sama Membangun Gresik

Editor: Yudi Arianto
Wartawan: M Syuhud Almanfaluty
Selasa, 20 April 2021 15:59 WIB

Bupati Gus Yani bersama para tokoh yang tergabung dalam FKUB. foto: SYUHUD/ BANGSAONLINE

GRESIK, BANGSAONLINE.com - Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani (Gus Yani) mengajak Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Gresik untuk bersama-sama membangun Kabupaten Gresik.

Hal itu dikatakannya saat membuka sosialisasi Peraturan Bersama Menteri Agama Nomor 9 tahun 2006 dan Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 8 tahun 2006 tentang pedoman pelaksanaan tugas kepala daerah/wakil kepala daerah dalam pemeliharaan kerukunan umat beragama, pemberdayaan forum kerukunan umat beragama, dan pendirian rumah ibadat, Selasa (20/4/2021).

"Kekuatan bangsa Indonesia karena adanya toleransi umat beragama. Hal demikian juga yang terjadi di Gresik. Beragam agama yang ada di Indonesia bisa guyub dan rukun berdampingan bisa kita lihat juga pada kehidupan masyarakat Gresik," kata Gus Yani di Ruang Mandala Bakti Praja Kantor Bupati Gresik.

Di hadapan anggota FKUB dan 250 undangan lain dari beberapa kelompok masyarakat, serta unsur pemerintah dari tingkat pemerintahan desa dan kelurahan sampai pada tingkat RT dan RW, bupati mengajak untuk tetap menjaga kerukunan antarumat beragama di seluruh wilayah Gresik.

Hal ini mengacu pada Peraturan Bersama Menteri Agama Nomor 9 tahun 2006 dan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 8 tahun 2006.

"Kami dan masyarakat sangat merasakan bahwa peran FKUB Kabupaten Gresik sudah sangat banyak dalam menciptakan keamanan dan kenyamanan di masyarakat. Selama ini FKUB sudah berperan dalam menjaga dan memupuk kerukunan antarumat beragama di Gresik. Itu bukan pekerjaan yang mudah," ucapnya.

Sementara Kepala Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Pemkab Gresik Darman berharap peraturan bersama Menteri Agama dan Mendagri bisa memberikan dampak positif bagi peningkatan kerukunan dan kedamaian di Kabupaten Gresik.

"Kita berharap ada peningkatan peran FKUB dalam merawat kerukunan di Indonesia, tentu dengan dukungan optimal dari pemerintah daerah," pungkasnya. (hud/ian)