​Didatangi Gus Barra, Dibantu Uang, Beras, dan Mie, Ninik yang Rumahnya Terbakar Nangis Haru

Editor: Tim
Wartawan: Rochmat Saiful Aris
Selasa, 20 April 2021 19:00 WIB

Muhammad Al-Barra (Gus Barra) dan Ninik Surani di lokasi rumahnya yang ludes terbakar. foto: aris/ bangsaonline.com

MOJOKERTO, BANGSAONLINE.com – Direktur Eksekutif Asep Saifuddin Chalim Foundation (ASC Foundation) H Muhammad Al Barra (Gus Barra) turun langsung ke rumah Ninik Suwarni, Selasa (20/4/2021), yang terbakar pada Minggu (18/4/2021) dini hari. Rumah warga Desa Mojogeneng RT 12 Kecamatan Jarirejo Kabupaten Mojokerto itu ludes dan rata dengan tanah.

Gus Barra mengaku mendapat informasi dari masyarakat, mengenai rumah yang terbakar. Kemudian dia bersama ASC Foundation langsung turun mendatangi korban untuk memberikan bantuan.

Bantuan itu berupa sejumlah uang tunai dan 25 Kg beras, 5 dus mi instan, jarik (sarung perempuan), dan selimut.

"Bantuan ini murni dari anggaran ASC Foundation, tidak ada hubungannya dengan APBD daerah, provinsi maupun pusat. Kami dari ASC Foundation terus melanjutkan misi kemanusiaan dengan memberikan bantuan kepada masyarakat luas yang tidak mampu maupun korban bencana. Termasuk, bantuan yang diberikan ke Bu Ninik, korban kebakaran," jelas Gus Barra, putra tertua Prof Dr KH Asep Saifuddin Chalim, MA, yang juga Wakil Bupati Mojokerto, Selasa (20/4/2021).

Kedatangan Gus Barra itu tentu membuat perempuan berusia 61 itu senang. Ia bersyukur karena Gus Barra sangat peduli. Tangis Ninik langsung pecah begitu Gus Barra menyerahkan bantuan.

Bahkan beberapa tetangganya juga ikut menangis karena haru. Ninik mengaku menumpang di rumah familinya sejak rumahnya terbakar.

Ninik Suwarni mengungkapkan, saat itu ia baru datang dari rumah familinya. Dia masuk rumah dan akan tidur. Tiba-tiba ada bau asap. Semula dia beranggapan bahwa bau asap itu berasal dari tetangga yang sedang membakar sampah. Saat dia rebahan di kamar, dia melihat kilatan api berasal dari kamar anaknya yang kebetulan tidak ditempati. Dia baru menyadari kalau rumahnya kebakaran, kemudian berteriak minta tolong ke tetangga.

"Saya langsung lemas melihat rumah saya dikelilingi kobaran api Senin dini hari. Kedatangan ASC Foundation yang dipimpin langsung Gus Barra memberikan bantuan sembako dan uang, sangat saya syukuri. Mudah-mudahan, Allah SWT selalu memberikan Gus Barra kesehatan, kebarokahan, dan diangkat derajatnya yang lebih tinggi lagi," ungkapnya.

Dewi Solihati Nurjannah, tetangga terdekat Ninik, menuturkan kebakaran itu terjadi sekitar pukul 24.00, Minggu (18/4/2021), atau Senin (19/4) dini hari. Dia dan tetangga mendengar teriakan minta tolong dari dalam rumah Nunik. Dia bersama tetangga lalu bergegas keluar dan sudah melihat kobaran api di rumah Ninik.

"Kami langsung dengan alat seadanya menyiram kobaran api. Beberapa warga juga sudah menghubungi Kantor Pemadam Kebakaran. Karena, rumah Bu Ninik terbuat dari kayu dan bambu, kobaran api dengan cepat menghanguskan seluruh rumah Bu Ninik, sampai rata dengan tanah. Selang beberapa menit, tiga mobil pemadam kebakaran datang di lokasi kebakaran dan langsung menyemprot sisa-sisa kobaran api hingga padam. Alhamdulillah, tidak ada korban jiwa," jelas Dewi. (ris)