​Tasyakuran Milad 19 Tahun, PKS Jatim Komitmen Tingkatkan Pelayanan dan Pembelaan pada Rakyat

Editor: Yudi Arianto
Wartawan: M Didi Rosadi
Rabu, 21 April 2021 00:12 WIB

Irwan Setiawan, Ketua DPW PKS Jatim saat tasyakuran milad 19 tahun PKS di Kantor DPW PKS Jawa Timur. foto: istimewa

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Jawa Timur menggelar Tasyakuran atas 19 tahun PKS di Kantor DPW PKS Jawa Timur, Selasa (20/4/2021). Kegiatan ini dilaksanakan serentak secara Nasional.

Dalam kegiatan yang dilakukan bersama 19 DPC/DPRa di berbagai daerah itu, Ketua DPW PKS Jatim, Irwan Setiawan berjanji PKS akan terus menguatkan cinta untuk Indonesia, meningkatkan pelayanan dan pembelaan kepada rakyat, khususnya di Jatim. Selain tumpengan, kegiatan santunan juga dilakukan di beberapa DPC termasuk di kantor DPW dan kantor Fraksi DPRD Jatim.

Cinta kepada Indonesia itu, kata Irwan, sudah diwujudkan dalam kurun waktu 19 tahun ini. Salah satunya, PKS tetap berpolitik bersih dan santun, serta melayani. Bersih dari korupsi dan santun dalam bersikap.

“Dalam catatan KPK dan ICW, PKS Jawa Timur termasuk partai yang transparan dalam laporan keuangan, lengkap, dan akuntabel. BPK juga memberikan apresiasi atas laporan keuangan PKS yang terpublikasi melalui website dan media massa,” ujar politikus yang akrab disapa Kang Irwan itu.

Kesantunan PKS, lanjutnya, dalam 19 tahun ini sudah diwujudkan dengan melakukan banyak pelayanan dan pembelaan terhadap rakyat, mulai dari pengurus, anggota dewan, hingga anggota PKS di level paling bawah, yang paling dekat dengan masyarakat.

Irwan menjelaskan bahwa PKS Jatim sudah membangun hubungan dan memberikan perhatian kepada kepada unsur-unsur yang ada di masyarakat seperti petani, nelayan, buruh, dan juga pegiat UMKM.

“Para pengurus PKS intens berhubungan dengan mereka dengan berbagai program PKS kepada mereka,” katanya.

PKS juga memberikan perhatian kepada para milenial melalui PKS Muda dan sayap PKS Gema Keadilan. Banyak di antara pengurusnya yang kemudian duduk di kursi DPRD. Dan melakukan pengembangan kegiatan kepemudaan di berbagai sektor. Mengajak kaum milenial untuk menjadi subjek tidak hanya menjadi objek, salah satunya mengajak untuk membangun desa.

PKS Jatim juga memberikan perhatian kepada perempuan, melalui Program Rumah Keluarga Indonesia (RKI), PKS juga sudah banyak menggelar pelatihan membuat panganan sehat, menanam di lahan sempit, menjahit, parenting, hingga bakti sosial.

“Bahkan Sekolah Pranikah juga digalakkan bagi remaja-remaja yang akan memasuki jenjang pernikahan,” tutur Kang Irwan.

Irwan menambahkan, PKS Jawa Timur dalam beberapa kurun waktu melakukan pelayanan kepada masyarakat dengan program Pos Rakyat Adil Sejahtera, Pusat Khidmat PKS, Rumah Peduli, Mobil Peduli. Saat ini melalui pusat pelayanan Rakyat.

Setiap ada bencana, PKS selalu gerak cepat, hadir membantu warga yang terdampak. Posko Bencana PKS dan relawan-relawan PKS secepat mungkin berada di lokasi, termasuk di Banjir Jember, Lumajang, Jombang. Nganjuk, Gresik, Bojonegoro, Pamekasan. Terakhir terjun ke lokasi gempa Malang.

“Bagi kami, ini adalah panggilan kemanusiaan. Tidak peduli kapan waktunya, siapa yang terdampak,” tandasnya.

Dalam waktu 19 tahun ini, ia menjelaskan bahwa jalinan PKS dengan berbagai kalangan dan Tokoh Masyarakat di Jawa Timur semakin berkembang. Pondok-pondok pesantren di Jawa Timur menjadi jujukan PKS yang pertama dalam menerima nasihat dan arahan.

“Alhamdulillah, PKS di Jawa Timur secara rutin selalu melakukan sowan kepada para kiai dan habaib sebagaimana arahan dari Ketua Majelis Syuro, Habib Salim Segaf Al Jufrie. Sowan dari satu pesantren ke pesantren lain, baik di Banyuwangi, Situbondo, Bondowoso, Pasuruan, Bangkalan, Sampang, Pamekasan, Sumenep, Magetan, Ponorogo, Mojokerto, dan berbagai tempat lainnya. PKS juga aktif membangun hubungan dengan berbagai ormas termasuk NU dan Muhammadiyah. Insya Allah juga dengan ormas lainnya," ujarnya.

Dalam kegiatan syukuran itu, Irwan menyapa langsung DPC/ DPRa yang juga mengikuti melalui Zoom secara langsung. Di Trenggalek, beberapa anggota PKS bersama para nelayan dengan didampingi salah satu anggota DPRD Kabupaten Trenggalek menyaksikannya saat di atas perahu, di tengah laut.

Kegiatan itu kemudian diakhiri dengan doa yang dipimpin langsung oleh KH Mas Ahmad Zubair, salah satu kiai di Pondok Pesantren Sidosermo, Surabaya. (mdr/ian)