GMDM Tiga Wilayah dan BNNK Gresik Bangun Kolaborasi Cegah Peredaran Narkoba

Editor: Nizar Rosyidi
Wartawan: M. Syuhud Almanfaluty
Rabu, 21 April 2021 11:02 WIB

Jajaran GMDM Jatim, Gresik, dan Lamongan saat berkunjung ke BNNK Gresik. (foto: SYUHUD/BANGSAONLINE)

GRESIK, BANGSAONLINE.com - Bakornas DPD Garda Mencegah Dan Mengobati (GMDM) Jawa Timur, Gresik, dan Lamongan berkunjung ke kantor Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Gresik, Selasa (20/4/2021) kemarin.

Kedatangan tiga wilayah Bakornas GMDM tersebut untuk berkolaborasi dan membangun sinergisitas dalam penanganan dan pencegahan peredaran obat-obatan terlarang di masyarakat.

Sejumlah jajaran Bakornas GMDM yang hadir dalam kunjungan ke BNNK di antaranya, Ketua GMDM Gresik RH. Hariyono dan Sekretaris Wiwit Arhamur Ridlo, M.S.P., Ketua GMDM Lamongan Sutikno Arie, S.T., serta Ketua DPD GMDM Jatim Yayuk Sri Wahyuningsih, S.T.

Mereka disambut Kasi P2M (Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat) BNNK Gresik Basuki beserta jajaran BNNK Gresik.

RH. Hariyono menyatakan bahwa kunjungan Bakornas GMDM Jatim, Gresik, dan Lamongan dalam rangka koordinasi untuk membangun sinergisitas dalam mewujudkan program Desa Bersinar, terutama di Kabupaten Gresik.

"Kami ingin di seluruh wilayah Kabupaten Gresik, terwujudnya bidang P2M berbasis masyarakat dengan bidang rehabilitasi BNNK Gresik. Makanya, kami GMDM perlu koordinasi dalam rangka sinergi program Desa Bersinar bidang P2M," katanya kepada BANGSAONLINE.com, Rabu (21/4/2021).

Dia berterima kasih kepada BNNK Gresik karena telah bersedia duduk bersama GMDM, demi mewujudkan generasi penerus anak bangsa yang bebas dari penyalahgunaan narkoba. "Terutama di wilayah Kabupaten Gresik, yang sangat rawan peredaran gelap narkoba," bebernya.

Dia kemudian mengungkapkan, berdasarkan data yang dimiliki GMDM Gresik, bahwa peredaran narkoba di Kabupaten Gresik sangat memprihatinkan. Dibutuhkan penanganan serius, dengan kerja sama berbagai komponen masyarakat untuk memeranginya.

"Makanya, kita harus bisa memberikan pemaparan, penyuluhan dan pemahaman, edukasi sejak dini lewat program bersama ke depannya kepada masyarakat, terutama di lingkungan pendidikan, sebab jaringan narkoba telah menyasar dunia pendidikan, dan telah banyak pelajar menjadi korban," urainya.

Sementara itu, Kasi P2M BNNK Gresik Basuki mengaku menyambut baik program Bakornas GMDM. "BNNK Gresik sangat mendukung program tersebut dan akan langsung menyinergikan segala program GMDM di BNNK Gresik," pungkasnya. (hud/zar)