Ning Fitri Bersama Perempuan Bangsa Pilih Rayakan Hari Kartini dengan Anak Yatim

Editor: Nizar Rosyidi
Wartawan: M. Didi Rosadi
Kamis, 22 April 2021 14:38 WIB

Ning Fitri bersama pengurus Perempuan Bangsa memilih merayakan Hari Kartini bersama anak yatim di sejumlah panti asuhan di Kabupaten Pasuruan. (foto: ist)

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Berbagai kegiatan dilaksanakan kaum perempuan di negeri ini untuk merayakan Hari Kartini yang diperingati setiap 21 April. Seperti yang dilakukan oleh Wakil Ketua Fraksi PKB DPRD Jatim Aida Fitriati yang memilih merayakan Hari Kartini bersama anak yatim di panti asuhan.

Aida Fitriati didampingi Laily Qomariyah, Anggota Fraksi PKB DPRD Kabupaten Pasuruan bersama Ketua Perempuan Bangsa Kabupaten Pasuruan Wiwik Wahyuni dan segenap pengurus Perempuan Bangsa menyambangi tiga panti asuhan yang ada di wilayah Kabupaten Pasuruan.

"Hari Kartini kemarin, kita rayakan di tiga panti asuhan. Prinsipnya kita ingin berbagi kebahagian bersama anak-anak yatim. Apalagi peringatan Hari Kartini ini bertepatan dengan Bulan Suci Ramadan," tutur perempuan yang akrab disapa Ning Fitri itu saat dikonfirmasi, Kamis (22/4/2021).

Anggota DPRD Jatim Dapil Pasuruan dan Probolinggo ini mengaku berkolaborasi dengan unsur Perempuan Bangsa Kabupaten Pasuruan. Mereka sepakat agar peringatan Kartini ini tak hanya sekadar seremonial belaka.

Dengan semangat emansipasi yang bertepatan dengan Bulan Suci Ramadan, pihaknya ingin berbagi kebahagiaan pada sesama. Karena itu, pihaknya memilih merayakan Hari Kartini di sejumlah panti asuhan. Di antaranya, PA Al Ikhlas Bendungan Kecamatan Kraton, PA Miftahul Ulum Lekok, PA As'adiyah Kecamatan Gondangwetan, semuanya berada di wilayah Kabupaten Pasuruan.

"Kita berbagi takjil dan santunan kepada anak-anak yatim. Total ada 87 anak yatim. Ini bentuk kepedulian dan rasa solidaritas Perempuan Bangsa, para Srikandi PKB pada sesama," ujar cucu Pendiri NU K.H. Wahab Chasbullah tersebut.

Diketahui, peringatan Hari Kartini dirayakan secara serentak oleh kader dan pengurus Perempuan Bangsa di seluruh Indonesia, termasuk Jawa Timur. Kegiatan ini mengambil tema "Sejuta Takjil untuk Indonesia, Bhakti Kartini untuk Negeri". (mdr/zar)