Penghapusan PPnBM Bangkitkan Market Suzuki

Editor: Nizar Rosyidi
Wartawan: Diyah Khoirun Nisa
Jumat, 23 April 2021 17:14 WIB

Suasana Booth Suzuki di Pameran IIMS. (foto: ist)

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - PT United Motors Centre (UMC) atau Suzuki ikut berpartisipasi dalam perhelatan Indonesia International Motor Show (IIMS). Keikutsertaan Suzuki bagian upaya untuk menyemarakkan geliat kebangkitan market dengan adanya penghapusan Pajak Penjualan Atas Barang Mewah (PPnBM). Selain itu, juga untuk melanggengkan branding Suzuki agar tetap eksis.

Area Sales Manager Jatim PT UMC, Wiyarso, optimis penghabusan PPnBM akan meningkatkan gairah pembelian mobil baru.

"Dengan adanya penurunan harga karena adanya subsidi PPnBM, sehingga secara pricelist-nya turun dari harga normal dan tentunya tetap mendapatkan program cashback," ujar Wiyarso, Jumat (23/4/2021).

Terpisah, Direktur of Sales and Marketing PT UMC Fredy Teguh mengakui kebijakan PPnBM untuk mobil baru ampuh untuk mendongkrak penjualan mobil di Jawa Timur.

"Kami ada peningkatan SPK (Surat Pemesanan Kendaraan), khususnya untuk Suzuki Ertiga. Peningkatannya hingga 275 persen. Secara unit sebanyak 256 unit. Pemesanan Suzuki XL7 juga naik. Kenaikannya mencapai 120 persen," ujarnya.

Dengan kebijakan penghapusan PPnBM, kata dia, harga Suzuki Ertiga dan XL7 mengalami penurunan antara Rp13 juta hingga Rp14 juta. Harga tersebut belum termasuk diskon khusus yang juga akan diberikan oleh pihak dealer. Akibatnya, pemesanan mengalami kenaikan dan pembeli harus rela bersabar menunggu mobilnya hingga dua bulan.

"Lamanya inden ini disebabkan pabrikan tidak siap menerima pemesanan yang cukup besar. Kondisi itu tidak hanya dialami oleh Suzuki. Pabrikan mobil lain juga kesulitan melayani pemesanan. Kan kebijakan penghapusan PPnBM ini terkesan mendadak, jadi kami belum siap," ungkapnya.

Menurutnya, selama triwulan I 2021, penjualan mobil Suzuki di UMC mencapai angka 400 unit. Ertiga menduduki angka tertinggi. "Terus terang PPnBM ini sangat membantu sekali dalam mendongkrak penjualan mobil. Dari yang sebelumnya lesu menjadi bergairah. Harapan kami tahun ini penjualan bisa lebih baik dibanding tahun lalu," pungkasnya. (diy/zar)