Pimpin Apel Kesiapan Pengamanan, Bupati Blitar: Patuhi Aturan Larangan Mudik

Editor: Nizar Rosyidi
Wartawan: Akina Nur Alana
Senin, 26 April 2021 11:42 WIB

Apel gabungan TNI, Polri, dan pemerintah daerah dalam rangka Kesiapan Pengamanan Larangan Mudik Hari Raya Idulfitri 1442 H, Senin (26/4/2021). (foto: ist)

BLITAR, BANGSAONLINE.com - Tindak lanjut larangan mudik, Polres Blitar menggelar apel gabungan TNI, Polri, dan pemerintah daerah dalam rangka Kesiapan Pengamanan Larangan Mudik Hari Raya Idulfitri 1442 H. Apel kesiapan pengamanan digelar di Alun-Alun Pemkab Blitar di Kecamatan Kanigoro, Senin (26/4/2021).

Apel kesiapan dipimpin Bupati Blitar Rini Syarifah dan dihadiri Kapolres Blitar AKBP Leonard M. Sinambela, Pgs Dandim 0808 Blitar Letkol Arm M. Muslikh, Ketua DPRD Kabupaten Blitar Suwito Saren Satoto, dan Wadanyonif 511/DY Kapten Inf. Royhan.

Dalam apel tersebut, Bupati Blitar menyampaikan sejumlah pesan kepada warga Kabupaten Blitar. Salah satunya, meminta warga Kabupaten Blitar untuk mematuhi aturan larangan mudik sebagai salah satu ikhtiar memutus penularan Covid-19.

"Saya berpesan kepada semua masyarakat agar mematuhi segala peraturan terkait larangan mudik dan pengendalian Covid-19 sebagai upaya membantu pemerintah dalam mengatasi pandemi Covid-19," ujar Rini.

Sebagai gantinya, Rini mengajak agar masyarakat membudayakan silaturahmi secara virtual. Serta meningkatkan kerja sama sampai tingkat RT/RW dalam meniadakan melaksanakan halal bihalal supaya penyebaran Covid-19 segera teratasi.

"Saya berpesan semua komponen mulai tingkat kabupaten, kecamatan, desa hingga RT/RW agar selalu berkoordinasi supaya penanganan Covid-19 cepat selesai," tegasnya.

Apel kesiapan yang dilakukan untuk menindaklanjuti kebijakan pemerintah yang melarang kegiatan mudik lebaran 2021. Di mana aparat gabungan akan melakukan penyekatan dan juga pengawasan terhadap masyarakat yang hendak keluar masuk wilayah.

Apel kesiapan pengamanan selain melarang mudik juga fokus pada pengamanan Hari Raya Idulfitri dengan mengedepankan upaya preventif dan juga penegakan hukum, sehingga diharapkan tercipta kamtibmas yang kondusif dan dapat mencegah penyebaran Covid-19. (ina/zar)