LTMNU Sumenep Bertekad Jadikan Masjid dan Mushala Sebagai Pusat Pemberdayaan Masyarakat

Editor: Revol Afkar
Wartawan: Sahlan
Minggu, 02 Mei 2021 16:28 WIB

LTMNU Sumenep saat menggelar Silaturahim Kemasjidan dan Buka Puasa Bersama di Masjid Al-Ikhlas Desa Batudinding, Kecamatan Gapura, Kabupaten Sumenep, Sabtu (01/05/21) kemarin.

SUMENEP, BANGSAONLINE.com - Di sepuluh hari terakhir bulan Ramadan, Lembaga Takmir Masjid Nahdlatul Ulama (LTMNU) menggelar Silaturahim Kemasjidan dan Buka Puasa Bersama, di Masjid Al-Ikhlas Desa Batudinding, Kecamatan Gapura, Kabupaten Sumenep, Sabtu (01/05/21) kemarin.

Menurut Ketua LTMNU Kabupaten Sumenep, K. Wakit Norussalam, kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai salah satu upaya meningkatkan peran masjid dan mushala sebagai pusat pemberdayaan masyarakat.

"Sejatinya masjid dan mushala seharusnya meningkatkan perannya. Selain sebagai pusat peribadatan, masjid juga harus menjadi pusat aktivitas sosial dan ekonomi dalam rangka pemberdayaan masyarakat," ungkapnya.

Namun kata dia, untuk menjadikan masjid dan mushala sebagai pusat pemberdayaan masyarakat, perlu dukungan semua pihak. "Dan ini harus menjadi komitmen bersama, harus menjadikan masjid sebagai pusat pemberdayaan masyarakat. Untuk itu, perlu dukungan dan sinergi yang kuat dengan para pemangku kebijakan," tandasnya.

LTMNU Sumenep sendiri sudah menyiapkan berbagai program, di antaranya kegiatan Bersih-Bersih Masjid (BBM), pelatihan shalat sempurna An-Nahdliyyah, pelatihan tajhizul mayyit (mengurusi jenazah), pelatihan muharrik masjid, dan kewirausahaan masjid dan mushala.

"Karenanya, kami siap bekerja sama dengan semua pihak untuk memakmurkan masjid dengan program yang tentunya bermanfaat bagi masyarakat," pungkasnya. (aln/rev)