Halau Pemudik, Dua Titik Jalur Tikus Masuk Kabupaten Blitar Dijaga Ketat Polisi

Editor: Nizar Rosyidi
Wartawan: Akina Nur Alana
Senin, 03 Mei 2021 11:17 WIB

Kapolres Blitar AKBP Leonard M Sinambela. (foto: ist)

BLITAR, BANGSAONLINE.com - Polisi memperketat penjagaan di dua jalur tikus masuk wilayah Kabupaten Blitar bagian timur. Dua titik itu di antaranya di Kecamatan Gandusari dan Kecamatan Wates. Kedua kecamatan ini berbatasan langsung dengan Kabupaten Malang.

Kapolres Blitar AKBP Leonard M. Sinambela mengatakan, dua pos penjagaan di jalur tikus ini sifatnya temporary. Artinya, petugas akan disiagakan di waktu-waktu tertentu di mana aktivitas masyarakat dan mobilitas kendaraan yang melintas cukup tinggi.

"Di Gandusari sama di Wates itu akan ada pos penjagaan yang sifatnya temporary. Jadi petugas akan disiagakan untuk menghalau pendatang yang mungkin saja masuk wilayah Kabupaten Blitar melalui jalur tikus," tutur Leo.

Selain dua titik tersebut, petugas juga disiagakan di jalur utama Blitar-Malang di Kecamatan Selopuro serta di Kecamatan Kanigoro. "Untuk dua pos yang ada di Selopuro dan Kanigoro ini sifatnya tetap. Karena rata-rata kan mobilitas lewat jalur Selorejo," tuturnya.

Penerapan pengetatan mudik mulai berlaku di wilayah hukum Polres Blitar Kota sejak 22 April lalu hingga 5 Mei 2021. Dalam masa pengetatan ini, perjalanan antarwilayah masih diperbolehkan dengan kewajiban bagi pelaku perjalanan membawa surat keterangan bebas Covid-19 dengan swab PCR atau swab antigen yang berlaku 1×24 jam.

"Kemudian pada 6-17 Mei 2021 masuk larangan mudik. Hanya tiga hal yang diperbolehkan melintas antardaerah. Di antaranya emergency, perjalanan dinas, dan kendaraan bermuatan bahan pokok," jelasnya. (ina/zar)