13 Satuan Pendidikan di Kota Batu Lolos Program Sekolah Penggerak Kemendikbud

Editor: Nizar Rosyidi
Wartawan: Agus Salimullah
Rabu, 05 Mei 2021 15:24 WIB

Anto Dwi Cahyono, Kepala SMAN 2 Batu. (foto: ist)

KOTA BATU, BANGSAONLINE.com - Sebanyak 13 sekolah di Kota Batu dinyatakan lolos menjadi Sekolah Penggerak dari Program Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Kota Batu bersama 7 kota dan kabupaten di Jawa Timur terpilih menjadi sekolah pertama yang mengawali kegiatan program Sekolah Penggerak di Jawa Timur.

Data dari Tim Pusat Dirjen GTK Mendikbud menyebut hasil seleksi tahap dua, hanya terdapat 13 sekolah yang lolos program Sekolah Penggerak di Kota Batu, Jawa Timur.

Kasi Kurikulum dan Kelembagaan Bidang SD Dinas Pendidikan Kota Batu M. Muadz membenarkan bahwa program Sekolah Penggerak yang telah disetujui dari Kementerian Pendidikan adalah sebanyak 13 sekolah dari beberapa sekolah di Kota Batu yang telah terdaftar.

"Kota Batu yang lolos program Sekolah Penggerak ada 13 sekolah, dari keputusan Tim Pusat Dirjen GTK Mendikbud, untuk jenjang SMA hanya ada 3 lembaga, SMP juga 2 saja, sedang SD ada 5 lembaga, dan TK ada 2 lembaga, serta SLB 1 sekolah," kata M. Muadz, Rabu (5/5/2021).

Tiga belas sekolah yang lolos tersebut, kata dia, mereka yang telah uji kompetensi beberapa tahapan, yaitu di antaranya tahap 1 seleksi administrasi kepala sekolah, tahap 2 seleksi praktik mengajar kepala sekolah.

"Program Sekolah Penggerak adalah program pengembangan siswa secara holistik yang dikembangkan Pak Menteri Nadiem Makarim dalam rangka mewujudkan program merdeka belajar," jelasnya.

Dia juga menyampaikan jika beberapa waktu lalu Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko dan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Anwar Makarim telah menandatangani MoU atau kerja sama terkait Sekolah Penggerak yang bekerja bersama pemerintah pusat dan daerah untuk menyukseskan program Sekolah Penggerak.

Salah satu sekolah yang lolos seleksi adalah Sekolah Penggerak tahun 2021 adalah SMAN 2 Batu. Anto Dwi Cahyono, Kepala SMAN 2 Batu mengungkapkan ada sebanyak 2.500 sekolah yang terpilih pada tahun 2021 dari 14 ribu peserta di 111 kota/kabupaten di 34 provinsi di Indonesia.

"Di Kota Batu terdapat 13 sekolah yang lolos program Sekolah Penggerak dari 79 pendaftar. Pada tahap pertama yang lolos 27 sekolah, sedang tahap dua terdapat 13 sekolah," kata dia.

Menurut dia, sekolah yang lolos menjadi Sekolah Penggerak itu nantinya akan mendapatkan fasilitas dari pemerintah, termasuk pelatihan-pelatihan, fasilitas digitalisasi, pembelajaran dan pendampingan dari pemerintah pusat untuk pengembangan menuju profil pelajar Pancasila.

"Tahun ini 2.500 sekolah, tahun berikutnya 10 ribu sekolah, 20 ribu sekolah, sampai semua sekolah mengikuti program Sekolah Penggerak. Sedang di Jawa Timur terdapat 8 kabupaten/kota," ungkapnya.

Adapun 8 kota dan kabupaten di Jatim yang menjadi sekolah pertama yang mengawali kegiatan program Sekolah Penggerak, yakni Kota Batu, Kota Kediri, Kota Probolinggo, Kabupaten Lumajang, Kabupaten Nganjuk, Kabupaten Sidoarjo, Kabupaten Gresik, dan Kabupaten Sumenep. (asa/zar)