Wali Kota Madiun: Mall yang Ramai, dan Bergerombol akan Saya Tutup

Editor: Revol Afkar
Wartawan: Hendro Suhartono
Rabu, 05 Mei 2021 23:44 WIB

Forkopimda Kota Madiun saat mengikuti apel gelar pasukan dalam rangka kesiapan pengamanan jelang lebaran tahun 2021 di halaman Mapolres Madiun Kota.

KOTA MADIUN, BANGSAONLINE.com - Forkopimda Kota Madiun beserta Pramuka Saka Bhayangkara melaksanakan apel gelar pasukan dalam rangka kesiapan pengamanan jelang lebaran di tahun 2021 ini melalui Operasi Ketupat Semeru 2021, Rabu (5/5).

Wali Kota Madiun, Maidi memimpin langsung Apel Persiapan Operasi Ketupat Semeru 2021 ini, bertempat di halaman Mapolres Madiun Kota.

Dalam arahannya, ada beberapa jenis pelanggaran yang akan menjadi perhatian dalam Operasi Ketupat Semeru 2021. Di antaranya ialah tindakan kriminalitas baik curas, curat, dan curanmor, hingga pelanggaran protokol kesehatan.

"Tingkatkan kewaspadaan terhadap tindakan kriminalitas, tapi jangan dilupakan pelanggaran protokol Covid-19, ini yang harus ditegakkan," ucap Maidi saat menyampaikan amanah upacara.

Maidi berpesan agar Operasi Ketupat Semeru ini tidak hanya dijadikan agenda tahunan semata, namun benar-benar dilaksanakan sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat.

Dalam kesempatan ini, Maidi juga mengingatkan kepada para pengelola mal agar benar-benar menjaga protokol kesehatan. Terutama dalam menghadapi pengunjung yang bergerombol.

" Ketahuan ada mal yang ramai dan (pengunjung) bergerombol akan saya tutup," tegas Maidi.

"Koordinasi dengan parkir dan manajemen sudah kita lakukan, silakan perpanjang jam buka, asal protokol kesehatan diterapkan dengan sungguh-sungguh," jelas Maidi

Sementara Kapolres Madiun Kota AKBP I Dewa Putu Eka menyatakan kesiapan personel dalam menggelar Operasi Ketupat Semeru 2021 mulai 6 Mei - 17 Mei. 

"Polres Madiun Kota melibatkan 519 personel dengan rincian 293 personel Polri dan 226 personel instansi terkait," tutur kapolres.

Selain TNI-Polri dan dinas terkait, Operasi Ketupat Semeru juga melibatkan Satuan Karya (Saka) Pramuka Bhayangkara Polres Madiun Kota.

"Untuk adik-adik dari Saka Bhayangkara sendiri akan ditempatkan di pos pengamanan yang ada di alun-alun, dengan jumlah personel sebanyak 25 orang dan akan diberlakukan sistem shift. Pelibatan adik-adik Saka Bhayangkara dalam hal ini adalah untuk melatih mental dalam pengabdian masyarakat. Tugas mereka nanti adalah untuk membantu penyiaran imbauan, penyeberangan, dan lainnya yang dibutuhkan," ungkap AKP Anis Heni Winarsih, Kasatbinmas Polres Madiun kota di tempat terpisah. (dro/rev)