Peduli, IKA Stikosa AWS bersama Gusdurian dan INTI Bagikan 200 Paket Takjil

Editor: MMA
Jumat, 07 Mei 2021 19:39 WIB

Para aktivis IKA Stikosa AWS bersama Gusdurian dan Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI) Surabaya saat membagikan takjil kepada warga dan pengendara yang melintas di sekitar kampus Stikosa-AWS Surabaya, Jumat (7/5/2021). foto: ist

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Ikatan Keluarga Alumni Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi-Almamater Wartawan Surabaya (IKA Stikosa AWS) bersama Gusdurian dan Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI) Surabaya menunjukkan kepeduliannya pada umat Islam yang sedang menjalankan rukun Islam: ibadah puasa. Mereka membagikan 200 paket takjil buka puasa kepada warga sekitar kampus Stikosa-AWS, Jumat (7/5/2021).

Dalam aksi sosialnya, mereka melibatkan Takmir Masjid A. Aziz di Jalan Nginden Intan Timur I Surabaya. Mereka membagikan takjil itu kepada warga di sekitar Nginden dan Semampir AWS serta pengendara yang melintas seperti pengemudi ojol.

Ketua Bidang Sosial dan Pengabdian Masyarakat IKA Stikosa AWS, Fajar Ramdhani mengucapkan terima kasih atas kepercayaan Gusdurian Gerdu Surabaya dan Perhimpunan INTI Surabaya kepada IKA Stikosa AWS. 

"Kegiatan sosial pembagian menu buka puasa ini menjadikan Ramadan makin indah dengan saling berbagi. Sesuai tema kegiatan, Bebagi Berkah Untuk Semua," katanya.

Menurut Fajar, acara buka bersama itu merupakan spontanitas tanpa direncanakan. "Kegiatan baru kami sepakati kemarin hari Kamis, dan hari ini kita lakukan. Semoga memberikan berkah untuk kita semua," ujarnya.

Sementara Ketua PC Perhimpunan INTI Surabaya, Richard Susanto mengatakan, pembagian menu buka puasa sudah dilakukan beberapa kali. Kini memasuki minggu ketiga. 

"Ini sudah minggu ketiga. Kami belerjasama dengan IKA Stikosa AWS. Kami membagikan 200 paket buka puasa," ujar Richard.

Ia juga menjelaskan bahwa menu yang dibagikan dibeli dari pedagang yang ada di sekitar.

"Ini sebagai bentuk toleransi antar umat beragama dan kerukunan antar umat, sekaligus pemberdayaan UMKM. Jadi kita tidak bawa makanan dari rumah, tapi beli dari warga sekitar lokasi acara pembagian buka puasa," jelasnya.

Menurut dia, kegiatan sosial berbagi makanan dan minuman buka puasa itu sebagai bentuk toleransi dan kerukunan antar warga Surabaya agar bisa tetap bersatu. "Semoga ini menjadi inspirasi juga untuk teman-teman yang lain," pungkasnya.

Acara dimulai sekitar pukul 17.00 WIB. Ratusan warga yang menerima kupon datang untuk menukankan dengan menu buka puasa. Kegiatan diakhiri buka puasa bersama serta salat maghrib berjamaah.