Kenalkan Konsep Sakera-Marlena, Embran Nawawi: Ini Bisa Jadi Alternatif National Costume

Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Yeyen
Jumat, 21 Mei 2021 21:04 WIB

Dengan sedikit polesan, gaya berbusana daerah Madura, Sakera dan Marlena ini dapat menjadi alternatif National Costume dalam ajang Internasional.

PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - melihat kemenangan Miss Myanmar sebagai Best National Costume dalam ajang Miss Universe 2021, berkat konsep busana daerah yang diangkat.

Bang Embran, panggilan akrabnya, mengatakan semua peserta mengenalkan busana yang dibuat khusus untuk merepresentasikan negaranya masing-masing.

"Seperti halnya Indonesia, National Costume yang mengangkat isu Pulau Komodo yang hangat beredar di dunia maya seperti pulau yang dijual, pembebasan lahan, revitalisasi, dan sebagainya," kata Bang Embran kepada BANGSAONLINE.com, Jumat (21/05/21).

Bahkan negara tetangga Malaysia yang mengangkat toleransi budaya seperti China, India, Arab, dan Melayu. Masih banyak konsep-konsep kostum yang ditampilkan untuk mengangkat masing-masing negara peserta.

Melihat kemenangan Miss Myanmar dalam kategori Best National Costume, ia merasa tergelitik untuk mengangkat satu dari sekian banyak busana daerah di Indonesia agar bisa tampil sebagai national costume.

"Kali ini saya mencoba mengangkat busana daerah dari Madura yang cukup ikonik, yaitu Sakera dan Marlena," ungkap Bang Embran yang kali ini menggunakan batik tulis asal Desa Toket, Kecamatan Proppo, Kabupaten Pamekasan, untuk merancang busana.

Sekadar informasi, Sakera, sebagai pakaian adat pria dari Madura, sebenarnya sudah cukup dikenal karena sering ditampilkan di televisi sejak dahulu kala. Busana ini bermotif garis horizontal merah dan putih. Biasanya dikenakan oleh tukang sate di film atau sinetron. Bahkan, busana ini juga sempat dipakai oleh Miss Grand Indonesia di ajang internasional.

Sedangkan busana Marlena kerap dikenal dengan busana tukang rujak dalam beberapa peran di sketsa drama.

Simak berita selengkapnya ...

1 2

 

Berita Terkait

Bangsaonline Video