Pandemi, JNE Dorong Pelaku Usaha Transformasi Bisnis ke Arah Digital

Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Diyah Khoirun Nisa
Senin, 31 Mei 2021 19:28 WIB

Kegiatan webinar bersama JNE dan para pelaku usaha Surabaya.

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Pandemi Covid-19 sejak 2019 berdampak signifikan pada sektor ekonomi negeri. Pelaku UKM (Usaha Kecil Menangah) di sektor perdagangan jadi kelompok yang paling terpuruk karena pandemi. 

Dalam mendukung sektor UKM untuk bersaing di dunia digital, JNE mendorong para pelaku UKM untuk melakukan transformasi bisnis ke arah digital agar kegiatan ekonomi produktif dapat kembali stabil. JNE mengadakan gelaran webinar JNE Ngajak Online 2021 – Goll... Aborasi Bisnis Online 2021 Kota Surabaya, Senin (31/1).

Surabaya menjadi ke-25 gelaran webinar bersama UKM Surabaya untuk bersinergi mengangkat perekonomian para pelaku usaha agar tetap survive.

Kepala Cabang JNE Surabaya, Ninil Indrasari berharap melalui webinar online ini UKM di Indonesia, khususnya Surabaya, dapat mengembangkan kemampuan bersaing di dunia digital, baik dalam skala nasional dan global.

"Melalui forum ini para pelaku UKM di Surabaya dapat saling memberikan insight dan berkolaborasi untuk mengembangkan UKM ke arah yang lebih positif. Kami di JNE Surabaya menerapkan 5K, Kecepatan, Ketepatan, Keamanan, Kemudahan, dan Kenyaman. Dibarengi dengan perbaikan yang berkesinambungan,” ujar Ninil.

CEO Sambal Bu Rudy, Irma Beatrice yang dihadirkan dalam webinar itu, tidak memungkiri adanya penurunan penjualan saat pandemi. Namun dengan melakukan penjualan secara online sejak 2017, penjualannya menjadi tidak terlalu terpengaruh oleh pandemi.

"Jadi sebelum pandemi, awalnya kita buat website kemudian bergabung di marketplace. Dengan begitu kita berharap siapa pun bisa mendapatkan produk kami dengan mudah. Hal ini juga salah satu strategi meningkatkan penjualan," ungkapnya.

Sementara itu, Founder & CEO Dus Duk Duk, Arief Susanto, juga mengaku sangat terbantu dengan adanya pemasaran digital. Ia mengungkapkan, Dus Duk Duk yang awalnya hanya berupa prototype untuk tugas kuliah sempat kelimpungan, karena saat awal pandemi tidak ada event.

"Hingga akhirnya saya berinisiatif membuat merek dagang baru yaitu To Toys yang merupakan mainan anak berbahan dasar kardus dan Pack in Pack yang berfokus pada pembuatan kemasan produk berbahan dasar kardus," bebernya seraya mengatakan kini produknya sudah go international.

Webinar ini diharapkan bisa menginspirasi para pelaku UKM untuk terus berinovasi agar produknya tidak kalah saing di pasaran meski di tengah kegelisahan pandemi.

Setelah Kota Surabaya, gelaran roadshow ini akan kembali hadir di Kota Bogor pada 3 Juni 2021. Roadshow JNE Ngajak Online 2021 ini digelar di 60 kota di seluruh Indonesia, dimulai pada 26 Januari 2021 di Samarinda dan akan berakhir pada 29 Desember 2021 di Ternate. (diy/ian)