Tergelincir Tumpahan Solar, Pikap Muat 17 Orang di Pamekasan Terjungkal, 1 Dilarikan ke RS

Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Yeyen
Rabu, 02 Juni 2021 17:44 WIB

Kondisi pikap saat kecelakaan di Desa Palesanggar, Pamekasan.

PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Sebuah mobil pikap nopol M 8824 NB dengan 17 penumpang mengalami kecelakaan tunggal akibat tergelincir oleh tumpahan solar di tikungan Jalan Raya Pegantenan, Desa Palesanggar, Kec. Pegantenan, Kabupaten Pamekasan, Rabu (02/06/21) sekitar pukul 09.30 WIB.

Pikap itu dikemudikan Junaidi (45), warga Dusun Maronggi, Desa Rajun, Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumenep. Rombongan tersebut berencana untuk menuju ke salah satu pondok pesantren di Pamekasan.

Akibat kecelakaan tersebut, 4 orang luka ringan serta 1 penumpang luka parah harus dilarikan ke Rumah Sakit Smart Pamekasan. 

Kasatlantas Polres Pamekasan AKP Deddy Eka Aprianto membenarkan kecelakaan tunggal tersebut. Ia menuturkan bahwa kecelakaan terjadi karena kurang hati-hatinya pengemudi mobil pikap. Pada saat berjalan dari arah utara ke selatan melewati jalan menikung kurang memperhatikan kondisi jalan yang terdapat tumpahan solar.

"Saat melewati jalan menikung yang terdapat tumpahan solar sehingga pengemudi pikap kehilangan kendali dan oleng ke kiri. Kemudian kendaraan tersebut terjatuh ke gundukan tanah pembatas halaman rumah warga yang mengakibatkan korban luka-luka dan kerugian materiil," jelas AKP Deddy saat ditemui BANGSAONLIEN.com di kantornya, Rabu siang.

Selanjutnya kerugian meteriil diperkirakan Rp 2 juta. Sedangkan kecelakaan tunggal tersebut sudah dalam penanganan petugas Satlantas Polres Pamekasan. (yen/ian)

Adapun nama-nama korban penumpang pikap yang mengalami luka ringan adalah sebagai berikut:

1. Maseni (50), Perempuan, Petani, Pendidikan SD, alamat Dusun Maronggi, Desa Rajun, Kec. Pasongsongan, Kab. Sumenep.

2.Sa'midin (40), Laki, Swasta, Pendidikan SD, alamat sama.

3.Saniyah (45), Perempuan, Petani, Pendidikan SD, alamat sama.

4. Dan Fa’ik, (17), Perempuan, Pelajar, Pendidikan SLTP, alamat sama.