Diduga Hendak Mandi, Nenek di Pamekasan Tewas Terjatuh di Sumur Sedalam 40 Meter

Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Yeyen
Minggu, 06 Juni 2021 20:37 WIB

Para petugas dari Brimob Polda Jatim dan BPBD Pamekasan sedang mengevakuasi jenazah korban.

PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Nenek Atmi (65) warga Dusun Jengleteh Barat, Desa Campor, Kecamatan Ptoppo, Kabupaten Pamekasan, Madura, ditemukan tewas di dalam sumur pada Minggu (06/06/21) sekitar pukul 02.00 WIB.

Menurut Budi Cahyono, Anggota BPBD Pamekasan, Nenek Atmi diduga terjatuh saat akan mengambil air sumur. Korban sempat dicari oleh keluarganya karena tak diketahui keberadaannya.

Korban akhirnya ditemukan oleh suaminya, Pariji, berada di dalam sumur. Saat itu Pariji mengetahui ada sarung istrinya di dalam sumur.

"Penyebab diduga korban mengalami gangguan psikis, saat ingin mandi kemudian jatuh ke dalam sumur," tuturnya kepada rekan-rekan media, Minggu (06/06/21) sore.

Untuk mengevaluasi korban dari dalam sumur, BPBD berkoordinasi dengan Brimob Polda Jatim, Koramil Proppo, FRPB, dan kepala desa setempat. Karena sumur tersebut dalamnya sekitar 40 meter dan diameter agak sempit sehingga menyulitkan saat evakuasi korban.

Dengan peralatan alat selam dan vertical rescue milik Brimob dan BPBD, korban akhirnya dapat dievakuasi.

"Korban yang sudah meninggal dunia berhasil dievakuasi pukul 16.00 WIB," jelasnya. (yen/ian)