Digelar Khusus di Kecamatan Kanor, Lomba Berburu Tikus di Bojonegoro Dimulai Hari Ini

Editor: Nizar Rosyidi
Wartawan: Eky Nurhadi
Senin, 07 Juni 2021 10:07 WIB

Para petani di Desa Simbatan, Kanor sedang melakukan gropyokan tikus. (foto: JFN for BANGSAONLINE)

BOJONEGORO, BANGSAONLINE.com - Lomba berburu tikus yang digelar Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (Disperta) Kabupaten Bojonegoro dimulai hari ini (Senin, 7/6/2021). Para petani mulai hari ini bisa menjual hasil buruan tikus di sawah kepada kelompok tani (poktan) senilai Rp 2.000 per ekor.

Sayangnya, lomba ini dikhususkan kepada para petani di Kecamatan Kanor, Bojonegoro. Itu pun hanya sembilan desa yang telah ditunjuk oleh disperta sebagai pesertanya. Sembilan desa itu ada 25 kelompok tani (poktan) yang siap membeli tikus senilai Rp 2.000 per ekor.

"Lombanya mulai hari ini sampai hari Jumat (11/6/2021). Jadi bukan tikus mati secara utuh kemudian disetor kepada kelompok tani, tetapi dipotong ekornya saja," jelas Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura Dinas Pertanian Bojonegoro Zaenal Fanani saat dihubungi via WhatsApp.

Pria yang juga sebagai Pengurus Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Bojonegoro itu menargetkan 25 ribu ekor tikus terbeli dari para petani di Kecamatan Kanor. Disperta telah menggelontorkan dana senilai Rp 50 juta sebagai pengganti pembelian tikus dari petani tersebut.

"Ya, jadi sudah kami anggarkan Rp 50 juta untuk lomba berburu tikus ini. Kenapa hanya di Kecamatan Kanor? Yang pertama, karena ini program kami yang baru, kemudian yang kedua karena di wilayah Kanor khususnya daerah bantaran Sungai Bengawan Solo sedang masa tanam. Selain itu juga populasi tikus di daerah ini banyak sekali," jelasnya.

Simak berita selengkapnya ...

1 2

 

Berita Terkait

Bangsaonline Video