Dewan Imbau Pemprov Jatim Libatkan Ulama Tangani Covid-19 di Bangkalan

Editor: Yudi Arianto
Wartawan: M Didi Rosadi
Senin, 07 Juni 2021 22:28 WIB

Abdul Halim, SH, MH, Anggota Fraksi Gerindra DPRD Jatim Dapil Madura. foto: istimewa

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Anggota Fraksi Partai Golkar DPRD Jawa Timur, Freddy Poernomo mengingatkan, kasus pandemi Covid-19 di Bangkalan harus segera diminimalisir.

Caranya dengan melibatkan tokoh-tokoh informal di Madura, seperti ulama dan tokoh masyarakat untuk mengingatkan warga agar taat terhadap protokol kesehatan (prokes).

"Kultur masyarakat Madura berbeda dengan Kota Surabaya. Perlu melibatkan ulama untuk mengingatkan masyarakat agar taat prokes," kata Freddy, Senin (7/5/2021).

Ia mengaku prihatin, meledaknya kasus Covid-19 di Kabupaten Bangkalan, Madura. Dirinya berharap peranan ulama, tokoh agama, maupun tokoh masyarakat Madura bisa.mengendalilan laju jumlah warga yang terpapar Covid-19.

"Saatnya pemerintah melibatkan mereka (ulama) untuk ikut mengendalikan lonjakan pandemi," ujarnya.

Terpisah, Abdul Halim, Anggota DPRD Jawa Timur juga sepakat dengan melibatkan peran serta ulama dalam penanganan Covid-19 di Madura. Menurutnya, para ulama bisa menyisipkan pesan-pesan pelaksanaan prokes di dalam ceramah.

Ia juga mengimbau warga untuk tidak mudah menyebar konten terkait kasus Covid-19 di Kabupaten Bangkalan. Apalagi menyebar berita dan video yang sebetulnya narasi dan visualnya bukan kejadian terkini.

"Saya memohon masyarakat tidak menyebarkan konten yang justru seolah-olah mendiskreditkan perilaku masyarakat Madura," terang Halim.

Tokoh Muda Nahdliyin Inspiratif 2020 versi Forkom Jurnalis Nahdliyin ini mengaku prihatin ada tiga tenaga kesehatan (nakes) yang meninggal karena terpapar Covid-19. Demikian juga dengan tingginya jumlah warga terpapar Covid-19.

Politikus Gerindra asal dapil Madura ini meminta agar warga Madura, khususnya Kabupaten Bangkalan, untuk tetap tenang dan tidak panik."Terpenting tetap jalankan prokes sehari-hari," pungkas mantan aktivis mahasiswa ini. (mdr/ian)