Peringati Hari Jadi ke-103, Pemkot Madiun Gelar Khitanan Massal, Pendaftaran Masih Dibuka

Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Hendro Suhartono
Selasa, 08 Juni 2021 21:21 WIB

Wali Kota Madiun H. Maidi saat menyerahkan santunan secara simbolis kepada panti asuhan.

KOTA MADIUN, BANGSAONLINE.com - Dalam rangka memperingati Hari Jadi Kota Madiun yang ke-103, Pemkot Madiun menggelar khitanan massal yang gelar di Rumah Dinas Wali Kota Madiun dengan diikuti oleh 309 peserta, Selasa (8/6/2021).

Acara tersebut dihadiri oleh Wali Kota Madiun beserta istri, Wakil Wali Kota Madiun, Ketua DPRD Kota Madiun, serta Sekretaris Daerah Kota Madiun beserta jajaran OPD.

Dalam acara tersebut juga diadakan penyerahan santunan dari Badan Musyawarah Perbankan Karesidenan Kediri-Madiun untuk panti asuhan di wilayah Kota Madiun.

Wali Kota Madiun, Maidi, dalam sambutannya menyampaikan bahwa khitanan tersebut akan dilaksanakan dalam 3 hari di 3 tempat untuk menghindari kerumunan di masa pandemi Covid-19. Antusiasme anak-anak yang menjadi peserta khitanan massal dan orang tua sangat terlihat. 

"Hari ini yang sudah mendaftar 309. Bila ada yang ingin menyusul silakan segera mendaftar. Nanti kalau tidak ada dana, saya tambahi, biar mereka ada kenangan telah dikhitan sama wali kota," ujar Maidi disambut dengan tepuk tangan.

"Rencananya kita laksanakan dalam tiga hari di tiga tempat, untuk mengurangi kerumunan. Jadi, jangan sampai kegiatan ini melanggar protokol kesehatan (prokes). Namun, bila dua hari telah selesai ya cukup dua hari," jelas Maidi.

(Wali Kota Madiun Maidi dan istri, bersama anak-anak usai dikhitan)

Khitan massal ini dilaksanakan oleh Pemkot Madiun bekerja sama dengan Yayasan Nurul Hayat. Metode sunat yang digunakan menurut Maidi sudah modern dengan menggunakan sistem ring, sehingga setelah disunat anak-anak tidak merasakan sakit.

"Dengan metode ini kencing tidak sakit, aktivitas juga bisa seperti biasa," kata Maidi.

Salah satu peserta khitanan massal, Rian, dari Kelurahan Taman mengaku senang dan bersyukur bisa mengikuti khitan gratis. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada Pemkot Madiun.

"Keinginan khitan ini saya sendiri. Saya senang sekali bisa ikut khitan massal ini soalnya gratis dan tidak sakit," jawabnya ke BANGSAONLINE.com. (adv/dro/ian)