Dari Usaha Laundry ke Hand Soap, Pemkot Kediri Dampingi Nida Ikuti UKM Berprestasi Jatim

Editor: Nizar Rosyidi
Wartawan: Muji Harjita
Minggu, 13 Juni 2021 09:33 WIB

Proses penuangan hand soap ke botol. (foto: ist)

KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Di masa pandemi Covid-19, perlengkapan protokol kesehatan menjadi kebutuhan utama, salah satunya hand soap dan hand sanitizer. Berawal dari bisnis laundry yang sepi ketika pandemi, Nida Sari (28), Warga Kelurahan Banaran, Kota Kediri mengalihkan usahanya menjadi salah satu produsen hand soap yang saat ini kebanjiran pesanan.

Sertifikat keahlian dan izin produksi yang dia kantongi menjadikan produknya dipercaya masyarakat. Bersih dan lembut jadi keunggulan hand soap buatan UD Ihsan Jaya Chemical tersebut.

Rumah produksi yang bertempat di Jalan Masjid Timur Kelurahan Banaran, Kota Kediri ini mampu memproduksi ratusan hingga ribuan botol hand soap tiap bulannya. Dibantu hingga 6 karyawan di awal pandemi, Ihsan Jaya Chemical melayani pengadaan hand soap dan hand sanitizer untuk beberapa kelurahan, instansi pemerintah, dan kantor-kantor di Kota Kediri. Tidak hanya itu, pengiriman luar kota dan luar provinsi juga dilayani oleh Nida.

"Pengiriman ke Bali kemarin itu sampai 250 botol," ujar produsen sekaligus trainer pembuat hand soap tersebut, Sabtu (12/6/2021).

Selain menekuni produksi hand soap dan hand sanitizer, Nida juga sering ikut perlombaan bidang UMKM baik tingkat provinsi hingga nasional. "Sering dapat info dari Dinas Koperasi Kota Kediri. Pihak dinas juga sering mendampingi dan siap diajak sharing mengenai usaha-usaha saat ini," ujarnya.

Saat ini, Nida tengah mempersiapkan diri mengikuti Lomba UKM Berprestasi Tahun 2021 tingkat Jawa Timur. Alasannya, dia ingin menguji apakah produknya layak untuk bisa lebih berkembang.

Pengembangan usaha juga diupayakan Nida dengan mengikuti program seleksi Bantuan Dana untuk Wirausaha dari Kementerian Koperasi dan UKM Republik Indonesia yang bisa didaftarkan melalui Dinas Koperasi dan UMKM Kota Kediri. Harapannya, dana modal yang didapat akan dibelikan alat pengaduk otomatis untuk memperbesar kuantitas produksi hand soap.

"Selain itu, ke depannya aku juga ingin membangun perusahaan besar di produk kimia. Punya pabrik dan memperluas pasar," tutur Pemilik Ihsan Jaya Chemical tersebut.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kota Kediri Bambang Priyambodo Lasmono menyatakan bahwa tujuan adanya program tersebut yaitu untuk mengangkat wirausaha dari dampak pandemi dan menopang program pemulihan ekonomi nasional (PEN) dengan menggelontorkan modal pada wirausaha terpilih.

"Dinas Koperasi dan UMKM Kota Kediri di sini berlaku sebagai pendata dan verifikator saja, setelah ini akan ada proses seleksi lagi dari pihak kementerian," jelas Bambang seraya mengatakan bahwa program ini sejalan dengan arahan Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar untuk pemulihan ekonomi di masa pandemi. (uji/zar)