Ditinggal Ayahnya Ambil Tas di Mobil, Bocah Empat Tahun Tewas di Kolam Renang Hotel

Editor: Revol Afkar
Wartawan: Muji Harjita
Senin, 14 Juni 2021 01:37 WIB

Petugas saat melakukan olah TKP di kolam renang Hotel Bukit Daun. (foto: ist.)

KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Kejadian ini barang kali bisa dijadikan peringatan bagi orang tua lainnya. Jangan sekali-kali meninggalkan anaknya yang masih kecil sendirian di kolam renang. Akibatnya bisa fatal.

Trisnanto (40), warga Jalan Teuku Umar, Kelurahan Ploso, Kecamatan Kota Nganjuk, Kabupaten Nganjuk, harus kehilangan anaknya yang bernama Efano Akhza Arsanendra (4), karena tenggelam di kolam renang Hotel Bukit Daun di Kecamatan Semen, Kabupaten Kediri, Minggu (13/6) sekira pukul 19.15 WIB.

Kasubbag Humas Polres Kediri Kota AKP Ni Ketut Suarningsih membenarkan adanya peristiwa seorang anak meninggal dunia tenggelam di kolam renang Hotel Bukit Daun. Menurutnya, peristiwa itu berawal pada hari Minggu, tanggal 13 Juni 2021, sekira pukul 18.20 WIB, korban bersama keluarganya datang ke Hotel Bukit Daun untuk berenang.

Saat itu korban berenang bersama ayahnya. Sedangkan Eva Sanjaya Kartikasari (ibu korban) dan Efan (kakak korban) pergi ke mushola hotel untuk melaksanakan sholat maghrib.

"Beberapa saat kemudian ayah korban pergi mengambil tas yang tertinggal di dalam mobilnya. Setelah mengambil tasnya, ayah korban ini kembali ke kolam renang dan tidak menjumpai anaknya," terang AKP Ni Ketut melalui keterangan tertulis, Minggu (13/6) malam.

Selanjutnya Trisnanto mencari ke mushola hotel. Ia mengira korban menyusul ibu dan kakaknya yang sedang sholat. Tetapi ia tidak menemukan korban.

Trisnanto, Eva Sanjaya, serta kakak korban bersama seorang karyawan hotel kemudian mencari korban di seputaran kolam renang. "Sekira pukul 19.20 WIB korban ditemukan di dasar kolam renang Hotel Bukit Daun dalam keadaan tidak sadarkan diri," imbuh Ni Ketut.

Korban kemudian langsung dibawa ke RS. Lirboyo Kota Kediri untuk mendapat pertolongan. Namun, dinyatakan meninggal dunia oleh petugas.

"Dari pihak keluarga menginginkan dilakukan visum luar di RS. Bhayangkara Kediri. Maka korban dibawa ke RS. Bhayangkara," tutup Ni Ketut. (uji/rev)