​Polda Jatim Tangkap 67 Preman dari Tempat Pungli dan Pemalakan di Surabaya

Editor: Tim
Wartawan: Anatasia Novarina
Senin, 14 Juni 2021 11:52 WIB

Kabid Humas Kombes Pol Gatot Repli Handoko, S.I.K. saat memimpin konferensi pers di halaman Ditreskrimum Polda Jatim, Senin (14/6). foto: ANATASIA/ BANGSAONLINE.com

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Sebanyak 67 tersangka preman diamankan Polda Jatim dan polres jajaran, di antaranya Polresta Sidoarjo, Polres Mojokerto, Polres KPPP Tanjung Perak, dan Polres Gresik. Mereka ditangkap dari berbagai tempat aksi pemalakan di Surabaya.

"Semuanya diamankan dan ditangkap dari beberapa tempat. Mulai dari pelabuhan Tanjung Perak, terminal Bus Purabaya, pangkalan truk atau bus," ungkap Kabid Humas Kombes Pol Gatot Repli Handoko S.I.K. saat konferensi pers di halaman Ditreskrimum Polda Jatim, Senin (14/6).

Selain mengamankan pelaku, Gatot mengatakan pihaknya juga mengamankan sejumlah barang bukti berupa uang, kendaraan roda empat, roda dua, hingga senjata tajam.

"Barang bukti yang diamankan uang tunai 9.597.000, 3 kendaraan roda empat, 1 kendaraan roda dua, 69 bendel karcis pungli, 3 buku setoran, 1 botol miras, 10 unit HP berbagai merek," imbuh Gatot

Menurut Gatot, modus yang digunakan 67 tersangka adalah pemalakan dan pungli. "Melakukan pemalakan atau pungli kepada beberapa sopir, baik truk maupun bus. Juga ada beberapa calo yang meminta penumpang secara paksa," terang Gatot.

"Pengungkapan ini sesuai dengan intruksi bapak Kapolri, Jendral Listyo Sigit Prabowo," tambahnya.

Ke-67 tersangka itu terancam melanggar Pasal 49 Jo Pasal 17 Perda Jatim No. 2 tahun 2020 tentang perubahan atas Perda Jatim No. 1 tahun 2019 tentang penyelenggaraan ketenteraman ketertiban dan perlindungan masyarakat.

"Ancaman hukuman maksimal tiga bulan atau denda paling banyak Rp 50 .000.000 (pasal 40 ayat 4 Perda Jatim No. 2 tahun 2020)," kata Gatot. (ana)