Tiga Hari, Polres Blitar Amankan Puluhan Pelaku Pungli dan Premanisme

Editor: Nizar Rosyidi
Wartawan: Akina Nur Alana
Senin, 14 Juni 2021 12:08 WIB

Pelaku pungutan liar (pungli) dan premanisme di Kabupaten Blitar diburu dan dibawa ke Mapolres Blitar untuk dilakukan penyidikan. (foto: ist)

BLITAR, BANGSAONLINE.com - Pelaku pungutan liar (pungli) dan premanisme di Kabupaten Blitar diburu Polres Blitar. Hasilnya, dalam tiga hari didapatkan 52 kasus pungli dan premanisme di wilayah hukum Polres Blitar. Dengan perincian, 30 pelaku kasus premanisme dan 22 kasus pungli.

"Dari 52 kasus itu yang diamankan sebanyak 42 orang. Mereka terdiri dari 30 pelaku premanisme dan 20 pelaku pungli," ujar Kapolres Blitar AKBP Leonard M. Sinambela, Senin (14/6/2021).

Dia mengatakan, pemberantasan aksi premanisme dan pungli ini berdasarkan instruksi Kapolri. Operasi mulai digelar sejak tanggal 10-13 Juni 2021. Ada 32 lokasi yang menjadi sasaran. Di antaranya tempat wisata, terminal bus, stasiun, pusat perbelanjaan, dan Bendungan Wlingi Raya.

Mereka kemudian dibawa ke Mapolres Blitar untuk dilakukan penyidikan dan selanjutnya diberi sanksi tindak pidana ringan (tipiring). "Untuk kasus premanisme semuanya diberi sanksi tipiring, sedangkan untuk pelaku pungli 9 orang disanksi tipiring, 16 sisanya diberi pembinaan," terang Leonard.

"Pemberantasan aksi pungli dan premanisme ini akan terus kami lakukan. Utamanya di wilayah tertentu yang selama ini sering kami terima informasi soal adanya pungli dan premanisme," tegasnya.

Lebih lanjut, Leonard menambahkan, pihaknya akan terus melakukan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat agar segera melaporkan kepada petugas keamanan jika menjadi korban premanisme atau pungli. "Sehingga bisa dilakukan penindakan secara cepat dan tegas," pungkasnya. (ina/zar)