Peringati Bulan Bung Karno, Pemkab Kediri Gelar Seni Budaya Pemersatu Bangsa

Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Muji Harjita
Senin, 21 Juni 2021 23:43 WIB

Poster Gelar Seni Budaya Daerah pada peringatan Bulan Bung Karno oleh Pemkab Kediri.

KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Dalam rangka memperigati Bulan Bung Karno (BBK), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kediri mengadakan acara Gelar Seni Budaya Daerah tahun 2021.

Acara bertajuk "Budaya Pemersatu Bangsa" ini dilaksanakan selama dua hari yaitu Minggu - Senin (20-21 Juni 2021). Karena masih masa pandemi, acara ini disiarkan langsung melalui Youtube Dhito Pramono dan Kominfo Kediri serta Live Instagram @mas.bup.

Pada pagelaran hari pertama, menampilkan para seniman lokal Kediri yang sudah berkarir malang melintang hingga tingkat nasional. Seperti Prigel Pangayu dari Kras yang namanya sudah tak asing lagi di telinga kita.

Sedangkan penampilan Jaranan dibawakan oleh Satrio Buwono Joyo dari Sukorejo Ngasem, Campursari Surya Buana Plosoklaten, Rampak Celeng dari Pamenang Pagu, Barong Ki Maeso Putro Katang, dan masih banyak lagi.

Sedangkan hari kedua, Senin (21/6) hari ini, menampilkan koor vocal, puisi, teater, karawitan, dan mini orchestra.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kediri Ir. Adi Suwignyo, M.Si berharap, gelar seni budaya ini mampu memberikan hiburan kepada masyarakat. Serta menjadi motivasi maupun ruang apresiasi dalam berkreasi dan berinovasi bagi pegiat seni budaya agar tetap eksis dan berkembang.

“Kediri adalah punjer dan gudangnya legenda, baik yang bernuansa panji maupun cerita sejarah perjuangan lainnya. Para seniman selalu dinanti ide-ide kreatifnya, kemampuan dalam berekspresi melalui karya seni berbobot untuk mampu bersaing dengan perkembangan seni budaya saat ini,” kata Adi Suwignyo.

Ia juga berharap kolaborasi pagelaran kesenian di bulan Bung Karno ini dapat bermanfaat untuk mewarisi semangat Bung Karno yang tak pernah padam dan pantang mundur, untuk menunjukkan jati diri melalui seni budaya nasional bangsa Indonesia.

"Pesan Presiden Pertama Indonesia Ir. Soekarno yang harus selalu kita ingat sebagai insan budaya yaitu, tetaplah jadi orang nusantara dengan adat budaya nusantara yang kaya raya ini," lanjutnya.

Di akhir sambutannya, Adi Suwignyo berpesan untuk tidak kendor dan disiplin mematuhi protokol kesehatan, untuk Kabupaten Kediri yang ayem tentrem gemah ripah loh jinawi karto dan raharjo. (adv/kominfo)