Bentuk Bakohumas, KPU Gresik Ajak Stakeholder Kolaborasi Sebarkan Informasi Positif

Editor: Revol Afkar
Wartawan: Syuhud
Kamis, 01 Juli 2021 13:51 WIB

Jajaran Komisioner KPU Gresik saat sosialisasi pembentukan Bakohumas. foto: SYUHUD/ BANGSAONLINE

GRESIK, BANGSAONLINE.com - KPU Gresik mengadakan sosialisasi Badan Koordinasi Kehumasan (Bakohumas) di Sekretariat KPU Gresik, Jalan Dr. Wahidin S.H, Kecamatan Kebomas, Kamis (1/7/2021).

Kegiatan tersebut mengundang sejumlah stakeholders, mulai unsur pemerintah, kepolisian, TNI, LSM, tokoh masyarakat, dan insan pers.

Ketua KPU Gresik, Akhmad Roni menyatakan, bahwa pembentukan Bakohumas ini mulai tingkat KPU pusat hingga kabupaten dan kota. "Pembentukan Bakohumas ini dalam rangka untuk penyebaran informasi dari KPU agar bisa diketahui publik," ucap Roni.

"Karena itu, KPU perlu melakukan sosialisasi dengan mengundang para stakeholders untuk saling sharing, dan membangun kolaborasi dalam penyampaian informasi yang positif agar bisa diketahui publik secara luas," imbuhnya.

Dalam kesempatan ini, Roni meminta bantuan kepada semua komponen masyarakat untuk bahu membahu dalam menyukseskan pagelaran pesta demokrasi 2024, baik pilpres, pileg, maupun pilkada serentak.

"Pemilu 2024 tahapan sudah dimulai pada tahun 2022. Mohon bantuannya untuk bahu membahu menyukseskan. Berkolaborasi dalam menyampaikan informasi-informasi positif dari KPU kepada masyarakat," pungkasnya.

Sementara Komisioner KPU Gresik Divisi Sosdiklih dan Parmas, Makmun menambahkan, bahwa pembentukan Bakohumas ini salah satunya diilhami banyaknya informasi hoaks di media sosial (medsos). Kata Makmun, informasi-informasi yang berseliweran di masyarakat banyak yang tak bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Karena itu, melalui forum Bakohumas ini, KPU mengajak kolaborasi sejumlah stakholders dalam menyosialisasikan program-program KPU atau informasi mendidik, yang bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya. "Kami berharap forum Bakohumas ini bisa sebagai wadah masyarakat untuk mendapatkan informasi yang pasitif, mendidik, bukan hoaks dari KPU," pungkasnya. (hud/rev)