Pasutri di Gandusari Blitar Ditemukan Meninggal Tak Wajar Secara Bersamaan

Editor: Nizar Rosyidi
Wartawan: Akina Nur Alana
Jumat, 09 Juli 2021 16:13 WIB

ZA (38), sang suami ditemukan gantung diri di atas pohon rambutan setinggi lima meter di halaman belakang rumah. (foto: ist)

BLITAR, BANGSAONLINE.com - Pasangan suami istri di Dusun Jetis, Desa Butun, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar ditemukan meninggal dunia secara tak wajar. ZA (38), sang suami ditemukan gantung diri di atas pohon rambutan setinggi lima meter di halaman belakang rumah. Sementara sang istri SA (32), ditemukan meninggal dunia di dalam kamar dengan kondisi pintu kamar terkunci dari luar.

"Kepolisian menerima laporan dari masyarakat terkait ada kejadian gantung diri di halaman belakang rumah di Kecamatan Gandusari. Kemudian setelah diturunkan oleh warga dicek ke rumah korban, ternyata kamar korban terkunci. Lalu dibuka paksa ditemukan istrinya di dalam kamar juga dalam kondisi sudah meninggal dunia," ujar Kapolres Blitar AKBP Leonard M. Sinambela.

Setelah dilakukan olah TKP dan pemeriksaan saksi, yang ditemukan pertama adalah suaminya. Kondisi menggantung di pohon setinggi lima meter menggunakan kain sarung.

Setelah diturunkan dan dilakukan pemeriksaan luar, diketahui pada tubuh korban ZA terdapat ciri-ciri fisik khas orang bunuh diri dengan cara gantung diri. Namun pada pergelangan tangan kiri ada luka sayat mengeluarkan darah diduga disayat menggunakan cutter.

"Pisaunya cutter-nya ditemukan di dapur dan ada bercak darah. Tetapi dari pemeriksaan fisik luar, sayatan ini tidak menimbulkan putusnya nadi, namun hanya menimbulkan luka. Jadi penyebab kematiannya paling mungkin karena gantung diri. Namun kita pastikan melalui autopsi dulu," jelas Leonard.

Sementara istrinya ditemukan terkunci di dalam kamar yang kemudian dibuka paksa. Kondisinya, telungkup tanpa busana dan hanya ditutupi selimut. "Pemeriksaan luar karena memang sudah mengarah ke kaku mayat, kalau luka terbuka tidak ada. Hanya ada lebam di bagian dada dan hidung apakah ini akibat benda tumpul, nanti akan kita lihat dari hasil autopsi," paparnya.

Polisi saat ini masih terus melakukan pendalaman soal kejadian tersebut. Saat ini sejumlah saksi masih terus diperiksa. Sementara pada jasad pasutri akan dilakukan autopsi. (ina/zar)