Sasar Masyarakat Pinggiran, Polda Jatim Launching Ambulans Vaksinasi Presisi Door To Door

Editor: Revol Afkar
Wartawan: Anatasia Novarina
Rabu, 14 Juli 2021 11:28 WIB

Forkopimda Jatim mengecek kelengkapan ambulans yang hendak melakukan vaksinasi door to door.

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Forkopimda Jatim me-launching program Vaksinasi Presisi Door To Door Bhakti Kesehatan Bhayangkara Untuk Negeri di Mapolda Jatim, Rabu (14/7) pagi. Launching ini dihadiri Gubernur Jatim yang diwakili oleh Plh Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jatim Heru Tjahjono, Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Suharyanto, dan Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Dr. Nico Afinta

Nico Afinta mengatakan, pelaksanaan vaksinasi merupakan satu dari tiga upaya yang dilakukan untuk menanggulangi Covid-19, di samping pelaksanaan PPKM darurat dan operasi yustisi.

Ia menjelaskan program ini diberi nama vaksinasi door to door karena pelaksanaannya menyasar masyarakat yang belum mendapatkan vaksin, terutama di daerah pinggiran. Menggunakan 29 ambulans, petugas pelaksana vaksinasi ini terdiri dari 3 pilar, yakni Pemprov, TNI, dan Polri, dibantu masing-masing 4 personel nakes untuk tiap-tiap ambulans..

"Mekanismenya tim akan datang mencari masyarakat dan keluarga yang belum mendapatkan vaksin. Hanya menunjukkan KK dan KTP untuk pendataan lalu divaksin," ujar Nico, Rabu (14/7/2021) pagi.

Menurutnya, program vaksinasi door to door ini akan dilaksanakan sampai stok vaksin habis. Sementara untuk setiap tim dengan satu kendaraan ambulans ditargetkan 50-100 vaksin.

Nico berharap masyarakat bisa memanfaatkan layanan vaksinasi keliling ini. "Bahwa vaksinasi ini bagian dari program vaksin yang besar. Sudah ada vaksinator yang ada di semua daerah, baik di desa, puskesmas maupun gerai-gerai vaksin yang dimiliki Pemprov, TNI maupun Polri, ayo segera datang daftar dan melaksanakan vaksin," lanjut dia.

Ia menambahkan, layanan ini adalah bagian upaya pemerintah dalam menghadapi Covid-19. "Dapat diistilahkan virus Covid-19 berdesingan bagaikan peluru liar yang tidak mengenal tempat, latar belakang, dan umur. Siapa saja bisa tertembak jika masyarakat tidak melindungi dengan perisai disiplin patuh Prokes 5M dan vaksinasi," tuturnya

Karena itu, Nico mengimbau masyarakat segera melakukan vaksinasi, serta tentunya tetap mematuhi prokes 5M. "Ayo vaksin rek, cek kene kuat lan sehat selalu (ayo vaksin biar kita kuat dan sehat selalu)," pungkasnya.

Adapun dari 29 kendaraan ambulans yang diterjunkan melaksanakan vaksinasi door to door, rinciannya dari Polri sebanyak 10 unit, dari TNI 4 unit, dari Dinkes Jatim 5 unit, dan dari Dinkes Surabaya sebanyak 10 unit. Sedangkan untuk setiap kendaraan ambulans diawaki oleh 4 petugas tenaga kesehatan antara lain vaksinator, petugas skrining, petugas admin P-Care dan driver dengan membawa kelengkapan berupa cool box vaksin dan emergency kit utk KIPI. (ana/rev)