Peduli Warga Terdampak PPKM Darurat Covid-19, Golkar Gresik Gelar Bagi-Bagi Sembako

Editor: Nizar Rosyidi
Wartawan: M. Syuhud Almanfaluty
Kamis, 15 Juli 2021 15:47 WIB

Kader Golkar Gresik saat membagikan bantuan sembako dan multivitamin kepada warga kurang beruntung yang terdampak PPKM Darurat Covid-19. (foto: SYUHUD/ BANGSAONLINE)

GRESIK, BANGSAONLINE.com - DPD Golkar Gresik kembali turun ke jalan untuk membantu masyarakat kurang beruntung yang terdampak PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) Darurat Covid-19.

Hari ini (Kamis, 15/7/2021), merupakan hari kedua keluarga besar Golkar Gresik melakukan kegiatan sosial membagikan bantuan berupa sembako dan multivitamin untuk masyarakat terdampak.

Bantuan itu dibagikan kepada tukang becak, pengamen, pemulung, pedagang kaki lima (PKL), dan masyarakat kurang beruntung lain yang melintas di sekitar Kantor DPD Golkar Gresik, Jalan Panglima Sudirman Kecamatan Gresik.

Ketua DPD Golkar Gresik Ahmad Nurhamim menyatakan, bagi-bagi sembako tersebut bentuk kepedulian terhadap masyarakat kecil yang nasibnya tidak menentu akibat pandemi Covid-19. Apalagi semenjak diterapkannya PPKM darurat, menurut Nurhamim, mereka semakin kesulitan bertahan hidup.

"Kami kasihkan bantuan sembako dan vitamin kepada mereka untuk membantu kebutuhan hidup dan menjaga imun tubuh," ucap Anha, sapaan akrabnya, kepada BANGSAONLINE.com, Kamis (15/7/2021).

Selain itu, para pengurus dan kader Golkar Gresik juga memberikan semangat dan edukasi kepada mereka, agar tetap tegar menghadapi situasi sulit selama pandemi Covid-19. "Kami kasih semangat mereka agar terus berjuang di saat masa-masa sulit seperti ini," papar Wakil Ketua DPRD Gresik tersebut.

Anha menambahkan, bagi-bagi sembako dan multivitamin di Kantor DPD Golkar merupakan kegiatan lanjutan. Sebelumnya, pengurus, kader, dan anggota Fraksi Golkar DPRD Gresik telah melakukan pembagian sembako dan multivitamin kepada masyarakat kurang beruntung secara door to door.

"Golkar sebagai upaya dalam mencegah sebaran Covid-19, melalui kader di kecamatan juga melakukan penyemprotan disinfektan dan pembagian alat pelindung diri (APD). Mudah-mudahan situasi ini bisa normal kembali, sehingga masyarakat kembali bisa hidup normal, dan perekonomian kembali pulih," pungkasnya. (hud/zar)