Ikuti MPLS, Siswa SMA Al Muslim Sidoarjo Dibekali Soal Prokes Covid-19

Editor: Nizar Rosyidi
Wartawan: Mustain
Jumat, 16 Juli 2021 17:29 WIB

DARING: Siswa SMA Al Muslim menerima materi prokes Covid-19 saat MPLS. (foto: ist)

SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Sejumlah siswa baru SMA Al Muslim Sidoarjo mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) selama lima hari, yakni pada tanggal 12 sampai 16 Juli 2021.

Dalam MPLS yang digelar secara daring ini, para siswa dibekali sejumlah pengetahuan, di antaranya soal protokol kesehatan (prokes) pencegahan Covid-19.

MPLS bertema "Mengembangkan Potensi Siswa Berkarakter, Menyenangkan dan Bersahabat Secara Maksimal dari Rumah" ini dibuka oleh Kepala SMA Al Muslim Mahmudah.

Saat sambutan, Mahmudah meminta siswa mulai bersiap diri dengan bekal pengetahuan yang didapat saat MPLS, untuk mengikuti pembelajaran di tahun ajaran 2021/2022.

"Tentunya kondisi pandemi, saya berharap tidak mengurangi semangat dan antusias siswa-siswi mengikuti MPLS ini," harap Mahmudah dalam rilis kepada BANGSAONLINE.com, Jumat (16/7/2021).

MPLS tahun ini, SMA Al Muslim menggandeng sejumlah pihak luar, yakni BNNK, FKM Unair, dan Dinas Kominfo Sidoarjo. Untuk BNNK, menyampaikan materi bertema "Pendidikan Bahaya Pornografi dan NAPZA".

BNNK memberikan pemaparan mengenai grafik kenaikan pengguna NAPZA yang semakin tahun semakin meningkat. BNNK juga memberikan tips bagaimana para remaja agar terhindar dari NAPZA dan selalu menerapkan pola hidup yang sehat.

Sementara narasumber dari FKM Unair, memberikan materi pengetahuan seputar budaya hidup bersih dan sehat yang saat ini lebih sering disebut prokes pencegahan Covid-19.

Pengetahuan soal prokes sangat dibutuhkan saat ini terlebih oleh siswa yang tergolong masih usia remaja. Kebanyakan remaja saat ini masih menyepelekan terkait 5M yang seharusnya benar-benar diterapkan.

"Masih banyak remaja di luar sana yang saya jumpai sebelum PPKM ini diterapkan, mereka masih duduk di tempat makan dan bercanda dengan temannya dalam keadaan masker dilepas. Mungkin mereka masih menyepelekan bagaimana dampaknya jika terkena virus Covid-19," cetus narasumber asal FKM Unair, Muji Sulistyowati.

Adapun narasumber dari Dinas Kominfo menyampaikan bahwa menghindari berita hoaks mengenai Covid-19 salah satu kunci utama untuk menjaga imun agar tetap dalam keadaan stabil.

Selain pemaparan materi dari pihak eksternal, pemaparan materi juga disampaikan beberapa guru SMA Al Muslim. Bahkan, SMA Al Muslim juga menggandeng beberapa alumni yang sudah diterima di sejumlah PTN untuk memberikan informasi terkait jalur masuk PTN dan memotivasi siswa kelas X untuk tetap semangat belajar meski di masa pandemi seperti ini. (sta/zar)