3.280 Mahasiswa Antusias Ikuti Program Magang Merdeka Bersama Pemkot Kediri

Editor: Tim
Wartawan: Muji Harjita
Sabtu, 17 Juli 2021 09:56 WIB

Wali Kota Abdullah Abu Bakar. foto: ist.

KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Antusiasme mahasiswa untuk bergabung bersama Pemerintah Kota Kediri dalam program magang merdeka sungguh luar biasa. Tercatat per 16 Juli 2021 sebanyak 3.280 mahasiswa telah mendaftar untuk mengikuti Magang Merdeka dan Studi Independen Bersertifikat (MSIB) di Pemerintah Kota Kediri.

Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar menjelaskan, mahasiswa akan mendapat pengalaman luar biasa apabila mengikuti magang merdeka bersama Pemerintah Kota Kediri. 

“Senang sekali dapat bergabung dengan program ini. Dari dulu saya selalu bilang ke kampus bahwa kampus itu mesti mengimplementasikan temuan-temuannya kepada pemerintah daerah. Di Kota Kediri saya punya program yang mempercepat pembangunan sepuluh kali lipat, yakni Prodamas. Program ini bottom up dan memang didedikasikan untuk masyarakat,” ujar Abdullah Abu Bakar dalam Magang Merdeka Scale Up Prodamas bersama Ketua Pengurus Besar PGRI Djoko Adi Waluyo, Koordinator Kerja Sama dan Humas Sekretariat Ditjen Dikti Yayat Hendrayana, dan Partnership Manager Arsyadamar Budiansyah melalui live Instagram tadi malam, Jumat (16/7/2021).

Abdullah Abu Bakar mengungkapkan Pemerintah Kota Kediri sangat tertarik dengan program Magang Merdeka ini. Menurut dia, untuk membangun daerah menjadi yang lebih baik membutuhkan kolaborasi dari berbagai pihak.

Termasuk dari perguruan tinggi yang bisa memberikan masukan kepada pemerintah dan mengimplementasikan temuan-temuan dari perguruan tinggi kepada pemerintah.

Abu Bakar menjelaskan mahasiswa akan mendapatkan banyak keuntungan dan pengalaman yang luar biasa dalam Magang Merdeka bersama Pemerintah Kota Kediri. Apalagi mahasiswa akan belajar secara langsung bagaimana pemerintahan dan kehidupan yang ada di masyarakat.

"Dalam Scale Up Prodamas ini nantinya mahasiswa akan mengetahui permasalahan konkret yang ada di masyarakat dan bagaimana penyelesaiannya," katanya.

Ia mengungkapkan selama 6 tahun program Prodamas berjalan, muncul beberapa permasalahan. Seperti, penganggaran yang tidak rasional, rendahnya partisipasi masyarakat, dan pembangunan tidak sustain. "Nah, mahasiwa akan diterjunkan langsung ke masyarakat dan akan ada mentor-mentor hebat dari Pemerintah Kota Kediri," ujar Abu Bakar.

"Kalau memang ingin tahu tentang pemerintahan yang sangat multi disiplin ilmu dan masyarakat juga, maka magangnya harus sama Pemkot Kediri. Dijamin pasti akan asyik tidak hanya bertemu masyarakat, namun harus bekerja juga. Effort-nya tentu besar berkomunikasi dengan masyarakat. Ini sistem pembelajaran yang sangat sempurna," terang wali kota.

Dalam live Instagram yang disaksikan lebih dari 500 orang ini, Pemerintah Kota Kediri mendapat apresiasi dari Tim Magang Merdeka. Seperti diketahui, Pemerintah Kota Kediri memang menjadi yang pertama dan satu-satunya pemerintah daerah yang menjadi mitra Magang Merdeka Kemendikbud Ristek tahun ini.

Selain itu, dalam program Magang Merdeka ini Pemerintah Kota Kediri juga memiliki program yang memberikan pengalaman luar biasa bagi mahasiswa. (uji)