Dirlantas Polda Jatim Cek Kesiapan Pos Pengendalian PPKM Darurat di Exit Tol Ngawi

Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Zainal Abidin
Minggu, 18 Juli 2021 17:02 WIB

Kapolres Ngawi saat mendampingi Dirlantas Polda Jatim (kiri).

NGAWI, BANGSAONLINE.com - Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Jatim Kombes Pol Latif Usman melaksanakan peninjauan Pos Pengendalian PPKM Darurat di Exit Tol Ngawi pada Minggu (18/07).

Saat kunjungan kerja, Kombes Pol Latif Usman didampingi Kapolres Ngawi AKBP I Wayan Winaya melaksanakan pemantauan arus kendaraan dari arah Jawa Tengah menuju Jawa Timur dan sebaliknya. Juga memantau langsung pelaksanaan penyekatan yang dilaksanakan oleh personel Polres Ngawi.

Latif Usman menyampaikan bahwa Pos Pengendalian PPKM Darurat Covid-19 dilaksanakan berdasarkan Inmendagri Nomor 15 Tahun 2021 poin ketiga huruf L. Hal itu meliputi, pelaku perjalanan domestik yang menggunakan mobil pribadi, sepeda motor, dan transportasi umum jarak jauh (pesawat udara, bis, kapal laut dan kereta api).

Mereka harus menunjukkan kartu vaksin (minimal vaksinasi dosis pertama), menunjukkan PCR H-2 untuk pesawat udara serta Antigen (H-1) untuk moda transportasi mobil pribadi, sepeda motor, bis, kereta api dan kapal laut.

"Ketentuan sebagaimana dimaksud hanya berlaku untuk kedatangan dan keberangkatan dari dan ke Jawa dan Bali, serta tidak berlaku untuk transportasi dalam wilayah aglomerasi sebagai contoh untuk wilayah Jabodetabek," jelasnya.

Pengecualian berlaku untuk sopir kendaraan logistik dan transportasi barang lainnya, cukup memiliki kartu vaksin.

Usai mendampingi Dirlantas Polda Jatim, AKBP I Wayan Winaya menyampaikan bahwa sejauh ini arus lalu lintas maupun kendaraan di pos pengendalian PPKM darurat Exit Tol Ngawi relatif lengang. Untuk kegiatan sidak pun berjalan tertib, lancar, dan terkendali.

"Untuk Pos Pengendalian PPKM Darurat di Exit Tol Ngawi dipimpin oleh kasatlantas dengan kekuatan personel 29 personel terdiri dari 19 personel Polri, 2 personel TNI, 2 personel Satpol PP, 2 personel BPBD, 2 personel Dinkes, dan 2 personel Dishub," jelasnya. (nal/ian)