Peringati Hari Bhakti Adhyaksa ke-61, Wali Kota Kediri Tinjau Vaksinasi Covid-19 di Kejari

Editor: Nizar Rosyidi
Wartawan: Muji Harjita
Senin, 19 Juli 2021 17:31 WIB

Kepala Kejaksaan Negeri Kota Kediri Sofyan Selle (kanan) mendampingi Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar saat meninjau pelaksanaan vaksinasi dalam rangka Hari Bhakti Adhyaksa yang ke-61 dan ulang tahun Ikatan Adhyaksa Dharmakarini ke-21. (foto: ist)

KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Guna mengatasi situasi pandemi Covid-19 saat ini, dibutuhkan kolaborasi dari berbagai instansi. Seperti halnya kolaborasi yang dilakukan antara Pemerintah Kota (Pemkot) Kediri dengan Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Kediri.

Kolaborasi dilakukan dalam hal pengawasan obat, stok oksigen, dan pelaksanaan vaksinasi. Hal itu diungkapkan Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar ketika meninjau pelaksanaan vaksinasi dalam rangka Hari Bhakti Adhyaksa ke-61 dan HUT ke-21 Ikatan Adhyaksa Dharmakarini di Kantor Kejaksaan Negeri Kota Kediri, Senin (19/7/2021).

Wali Kota Kediri mengatakan, per hari ini, ketersediaan vaksin di Kota Kediri sudah terbatas. Saat ini, Pemerintah Kota Kediri masih menunggu jatah stok vaksin dari pusat. Nantinya jika vaksin telah tiba di Kota Kediri, akan langsung didistribusikan ke outlet-outlet yang ditunjuk, salah satunya Kejaksaan Negeri Kota Kediri. Menurutnya, hal ini dilakukan agar masyarakat semakin banyak pilihan tempat untuk vaksinasi sekaligus mengurangi kerumunan.

Wali Kota Kediri menyampaikan bahwa beberapa hari lalu, ia meminta tolong kepada kajari untuk mengawasi stok oksigen di Kota Kediri yang belum aman untuk menyuplai rumah sakit. Begitu pula dengan obat dan vitamin.

"Saya juga minta tolong Pak Kajari bahwa nanti ketika vaksin itu datang banyak, di sini bisa dijadikan outlet untuk menyuntik vaksin, jadi masyarakat bisa memilih mau datang ke mana yang paling dekat dari rumahnya," jelas wali kota.

Terkait animo dan antusiasme yang tinggi dari masyarakat Kota Kediri saat ini untuk melakukan vaksinasi Covid-19, Wali Kota Kediri berpendapat, masyarakat sudah teredukasi dengan baik. Hal ini dikarenakan Pemerintah Kota Kediri bersama Forkopimda Kota Kediri gencar memberikan edukasi kepada masyarakat bahwa vaksin ini halal dan sangat penting.

"Vaksin itu diibaratkan seperti sabuk pengaman mobil. Mobilnya masih bisa nabrak, tapi paling tidak ada yang mengamankan karena pakai sabuk pengaman jadi kita tidak terbentur. Artinya tidak ada yang bergejala sampai berat," terangnya.

Dalam peringatan Hari Adhyaksa ke-61 tahun ini, tidak lupa Wali Kota Kediri juga memberikan ucapan khusus kepada Kejaksaan Negeri Kota Kediri dan berharap kolaborasi bisa terus berjalan dengan baik.

"Selamat Hari Jadi Adhyaksa mudah-mudahan ke depan semakin keren, semakin bisa melindungi masyarakat dan semakin terus bisa berkolaborasi dengan instansi-instansi yang lain. Saya berharap mudah-mudahan ke depan kita bisa terus menerus membantu menyelesaikan pandemi," harapnya.

Sementara itu, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kota Kediri Sofyan Selle mengatakan, penyelenggaraan vaksinasi Covid-19 hari ini adalah kerja sama antara Pemerintah Kota Kediri dengan Kejari Kota Kediri. Di mana sasaran vaksin sebanyak 120 orang yang sudah mendaftarkan diri secara online.

"Tentunya ini rangkaian kegiatan dalam rangka Hari Bhakti Adhyaksa yang ke-61 dan ulang tahun Ikatan Adhyaksa Dharmakarini ke-21. Hal ini dilakukan agar masyarakat Kota Kediri terbentuk herd immunity-nya sehingga dapat memutus mata rantai Covid-19," ujar Kajari Kota Kediri. (uji/zar)