Gelar Khotmil Quran di Harlah PKB, Mas Jhon: Ikhtiar Minta Pertolongan untuk Keselamatan Bangsa

Editor: Nizar Rosyidi
Wartawan: Mursidi
Jumat, 23 Juli 2021 20:08 WIB

Anggota DPRD Situbondo Johantono saat menggelar Khotmil Quran memperingati Harlah Ke-23 PKB. (foto: MURSIDI/BANGSAONLINE)

SITUBONDO, BANGSAONLINE.com - Harlah Ke-23 Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang jatuh pada hari ini (Jumat, 23/7/2021), dirayakan dengan menggelar berbagai kegiatan oleh seluruh kader partai berlambang bola dunia tersebut. Di antaranya, yakni bagi-bagi sembako, pembacaan selawat, hingga menggelar Khotmil Quran.

Johantono, Anggota Fraksi PKB DPRD Situbondo memilih merayakannya dengan menggelar Khotmil Quran dan pembacaan Selawat Nariyah. Menurutnya, kegiatan tersebut sebagai bagian dari ikhtiar melalui doa untuk keselamatan bangsa dan negara dalam menghadapi Covid-19.

"Hari ini bertepatan dengan hari lahirnya PKB ke-23, kami menggelar Khotmil Quran sebagai ikhtiar doa meminta pertolongan kepada Allah SWT, agar bangsa dan negara ini kuat, selamat dalam menghadapi Covid-19," katanya.

Politikus muda yang terpilih dari Dapil I (Situbondo, Panji) ini menyebutkan, tingginya kasus wabah Covid-19 di Situbondo mengakibatkan aktivitas sosial ekonomi masyarakat terganggu karena adanya pembatasan kegiatan.

"Tentu Covid-19 ini telah membuat laju pembangunan ekonomi dan pembangunan sumber daya manusia berjalan melambat menuju titik yang mengkhawatirkan. Termasuk juga agenda-agenda kepartaian," ucapnya.

Oleh karena itu, lanjutnya, perayaan Harlah PKB kali ini berbeda dengan sebelum pandemi. Ia menjadikan harlah partai yang didirikan oleh sejumlah kiai sepuh NU tersebut sebagai media untuk bermunajat dan berbagi aksi kemanusiaan.

"Kami PKB Situbondo juga membantu mereka yang menjalani isolasi mandiri (isoman) dengan paket sembako dalam gerakan PKB AMI 'Aksi Melayani Isoman," ungkap Mas Jhon, sapaan akrabnya.

Dalam Aksi Melayani Isoman (AMI) tersebut, tambah Mas Jhon, pihaknya membagikan ribuan paket sembako untuk warga yang sedang menjalani isolasi mandiri karena terpapar Covid-19. Karena PKB Situbondo menilai, warga yang sudah sadar melakukan isolasi harus didukung dan mendapatkan perhatian penuh dari pemerintah ataupun dari masyarakat.

"Mereka yang isoman harus ada jaminan pemenuhan kebutuhan pokok selama isolasi mandiri, sehingga ada rasa aman bagi mereka menjalaninya," pungkas Ketua Badan Kehormatan DPRD Situbondo tersebut. (mur/zar)