Perkuat Ekonomi Pelaku Usaha, LAZISNU Surabaya Salurkan Bantuan 100 Rombong untuk UMKM Binaan

Editor: Nizar Rosyidi
Wartawan: Ahmad Fuad
Jumat, 30 Juli 2021 17:30 WIB

Yusuf Hidayat, Ketua NU Care LAZISNU Kota Surabaya menyerahkan bantuan rombong usaha secara simbolis kepada para UMKM binaan di Jalan Hang Tuah Kota Surabaya, Jumat (30/7/2021). (foto: ist)

PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Guna memperkuat ekonomi pelaku usaha di tengah pandemi, NU Care LAZISNU Kota Surabaya bekerja sama dengan Bank BRI menyalurkan bantuan 100 rombong usaha kepada para UMKM binaan di Jalan Hang Tuah Kota Surabaya, Jumat (30/7/2021).

Yusuf Hidayat, Ketua NU Care LAZISNU Kota Surabaya mengatakan, bantuan rombong ini sebagai upaya untuk menguatkan ekonomi pelaku UMKM yang terdampak akibat pandemi Covid-19.

"Bantuan ini merupakan salah satu program NU Care LAZISNU Kota Surabaya dalam pemberdayaan ekonomi," katanya.

Yusuf menyebutkan, terdapat 100 rombong usaha yang akan disebar kepada warga yang terdampak pandemi di Kota Surabaya. Selain itu, NU Care LAZISNU Kota Surabaya juga menyediakan mentor (pelatihan) bagi pelaku UMKM dan modal dari tabungan Bank BRI.

"Bagi pelaku UMKM awal, kami juga menyediakan pelatihan dan juga modal," ucapnya.

Diharapkan, melalui bantuan rombong usaha NU Care LAZISNU Kota Surabaya dapat menguatkan ekonomi pelaku UMKM, sehingga lajur ekonomi Kota Surabaya terus meningkat.

Pada kesempatan yang sama, Asisten Manajer Pemasaran Dana Bank BRI Asri Nur Itasari berharap kerja sama Bank BRI dengan LAZISNU Surabaya dapat mempermudah pelaku UMKM dalam mengembangkan usahanya.

"Bantuan ini sangat bermanfaat bagi warga Surabaya, terutama di tengah pandemi. Semoga ke depan kerja sama ini terus berlanjut dalam membantu ekonomi masyarakat," tuturnya.

Sementara itu, Badriyah, penjual sosis di Jalan Hang Tuah Kota Surabaya merasa terharu dan senang atas bantuan rombong usaha yang diberikan NU Care LAZISNU Kota Surabaya.

Ia mengaku, di tengah kebijakan PPKM penghasilan dagangan sosisnya menipis, sehingga dirinya mengalami kesulitan untuk memperbaiki rombong dagangan sosisnya yang rusak.

"Alhamdulillah, saya berterima kasih kepada LAZISNU. Dengan begini saya bisa meningkatkan usaha UMKM saya," ungkapnya. (afa/zar)